4 Fakta Menarik Film Pendek Terlambat

STARNEWS.ID, Beberapa hari belakangan ini timeline sosmed sering terlintas film pendek TERLAMBAT yang dishare oleh para netizen. Film pendek karya sutradara Rere art2tonic ini berhasil menarik perhatian netizen dengan menyuguhkan alur cerita yang menyayat qalbu, kualitas visual yang memang tidak jauh beda dengan film panjang kelas bioskop. Penggunaan bahasa atau logat makassar yang renyah dan bisa dinikmati oleh semua kalangan. Film yang disutradarai oleh Rere art2tonic ini jelas jaminan mutu. Sutradara yang satu ini sudah membuat beberapa film layar lebar yang sudah tayang di bioskop Indonesia, sebut saja BOMBE, MAIPA, NAMAMU KATA PERTAMAKU.

Film Pendek Pertama Rere art2tonic

Meskipun Rere sudah berpengalaman menangani sebuah film, ternyata film TERLAMBAT ini adalah film pendek pertama yang Rere kerjakan.

Iklan sebuah Kampus Ternama

Film TERLAMBAT ini sebetulnya adalah sebuah iklan kampanye promo dari sebuah kampus swasta ternama di Makassar. Hal ini dilakukan agar di setiap musim penerimaan mahasiswa baru tiba, tidak lagi menjadikan baliho, spanduk, brosur dalam menggaet para calon mahasiswa baru. Hal sederhana tapi memiliki efek yg luar biasa.

Capai Delapan Juta Viewers

Film TERLAMBAT ini pertama kali diposting oleh akun youtube FTUMI dan sekarang hampir mencapai 2 juta viewers. Kemudian dishare oleh netizen yang total mencapai 8 juta Viewers.

Hanya Trilogy dari Dua Film selanjutnya

Ternyata bocoran dari sutradara bahwa film TERLAMBAT ini akan menjadi trilogy, masih ada dua film lagi yang membingkai alur cerita kedepannya. Mungkin seri selanjutnya akan tayang empat bulan kedepan.

Ada beberapa hal yang mungkin terasa janggal bagi penonton, yakni ekspresi pemain pendukung yang masih kurang, ada beberapa siswa dalam adegan yang kelihatan menahan senyum. Terlepas dari semua itu film ini layak menjadi viral. Semoga sineas Makassar lainnya membuat karya yang juga bisa menghibur masyarakat. Sukses buat Rere, para pemainnya, Pak Zakir Sabara sebagai produser, dan Kampus UMI Fakultas Teknik, terima kasih sudah menyuguhkan sebuah karya yang menghibur. (*)


Pos terkait