93 Warga Gowa Terjaring Patroli PSBB di Hari Pertama

Inilah warga Gowa yang terjaring dalam patroli gabungan dalam penerapan aturan PSBB di hari pertama. (foto humaspolresgowa)

STARNEWS.ID, GOWA – Hari pertama pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kabupaten Gowa menjaring 96 warga setempat, Senin (4/5/2020).

Mereka diamankan dalam sebuah Patroli Gabungan Skala Besar, yang melibatkan semua unsur pengamanan di wilayah tersebut. Sebagian yang terjaring karena melanggar aturan PSBB, dimana mereka masih nongkrong dan berkeliaran di jalan di malam hari.

Bacaan Lainnya

Beginilah suasana patroli di sejumlah ruas jalan yang menjaring puluhan warga setempat. (foto ist)

Sebelum memulai patroli, Kapolres Gowa AKBP Boy F.S Samola, pada Senin malam memimpin pelaksanaan apel persiapan yang dihadiri personil unit Turjawali 1 Sat Sabhara Polres Gowa, 1 SST Sat Brimob Polda Sulsel,1 SST Gabungan Kodim 1409 Gowa dan Rider 700 serta 1 Regu Satpol PP Kabupaten Gowa.

Dalam arahannya kapolres mengucapkan terima kasih atas dedikasi yang telah ditunjukkan selama ini dalam penanganan Covid -19.

Warga yang diamankan langsung dilakukan rapid test untuk memastikan apakah mereka terpapar Covid 19. (foto ist)

“Malam hari ini kita akan melakukan penertiban kepada masyarakat, yang tidak mematuhi peraturan pemberlakuan PSBB, agar seluruh personil bertindak dengan proporsional dan tetap humanis,” tegas Kapolres Gowa dalam memberi arahan kepada peserta apel.

Patroli gabungan dibawah pimpinan langsung Kapolres Gowa dilengkapi dengan kendaraan 1 unit Barakuda, 1 unit mobil tahanan, 3 unit mobil patroli dan 2 truk dinas serta 20 unit sepeda motor patroli roda dua menyisir Jalan KH.Wahid Hasyim, Jalan Pendidikan, Jalan Masjid Raya, Jalan Basoi Dg.Bunga, Jalan Manggarupi, Jalan Abdul Muthalib Dg.Narang, Jalan Mustafa Dg.Bunga,Jalan Tun Abdul Razak, Jalan Bonto Tangnga,dan Jalan Andi Tonro selanjutnya kembali ke Mako Polres Gowa untuk melaksanakan apel konsolidasi.

Hasilnya masih banyak masyarakat pada malam hari yang masih berkumpul dan tidak menggunakan masker. Mereka didominasi para pemuda dan selanjutnya mereka diarahkan ke mobil tahanan yang telah disiapkan.

Kegiatan ini berakhir pada pukul 00.00 dinihari dan masyarakat yang terjaring akan dilakukan rapid tes dan diproses lebih lanjut. (star1)

Terkait