Adnan Keluarkan Peraturan Bupati Wajib Masker di Gowa

Inilah Peraturan Bupati (Perbup) yang dikeluarkan Pemkab Gowa untuk mengatur penggunaan masker. (foto rusli/starnews.id)

STARNEWS.ID, GOWA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa terus melakukan upaya dalam rangka penanganan dan pencegahan penyebaran virus corona atau Covid-19 di Kabupaten Gowa.

Kali ini, Pemkab Gowa mengeluarkan kebijakan baru melalui Peraturan Bupati (Perbup) Nomor 25 Tahun 2020 tentang kewajiban menggunakan masker dalam pencegahan penyebaran Corona Virus Disease 2019.

Bacaan Lainnya

Dalam Perbup ini mewajibkan setiap orang yang melakukan aktifitas di luar rumah untuk memakai masker.

“Maksud dan tujuan perbup ini untuk memberikan landasan hukum bagi setiap orang dan penegakkan hukum dalam upaya kewajiban menggunakan masker. Juga untuk memberikan perlindungan yang efektif kepada setiap orang dari bahaya Covid-19,” jelas Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan.

Perbup mewajibkan setiap pelaku usaha, pimpinan perangkat daerah, instansi vertikal, lembaga swasta, kepala desa dan perangkat desa wajib membuat dan memasang tanda atau peringatan menggunakan masker. Juga memberikan teguran dan peringatan kewajiban menggunakan masker tidak memperkenankan pengunjung masuk di tempat kerja apabila tidak menggunakan masker.

Selain itu, Perbup Wajib Masker ini juga berlaku pada pelaksanaan kegiatan di rumah ibadah, pasar, toko, rumah makan dan fasilitas umum lainnya. Bagi masyarakat dan Aparat Sipil Negara (ASN) yang melanggar akan mendapatkan sanksi pembinaan.

Bagi masyarakat dapat berupa kerja bakti membersihkan jalan dan drainase kemudian mendapat edukasi dari instasi terkait tentang pentingnya memakai masker.

Sementara bagi ASN, Kepala Desa dan perangkat desa berupa membersihkan ruangan dan halaman kantor kemudian mendapat edukasi dari instasi terkait tentang pentingnya penggunaan masker.

Adnan mengatakan penggunaan masker ini menjadi salah cara yang bisa dilakukan untuk mengantisipasi penularan Covid-19. Karena menurut orang nomor satu di Gowa ini, penularan Covid-19 melalui droplet atau air liur.

“Selain kita berdoa, menjaga imunitas, daya tahan tubuh tentu yang paling penting adalah memakai masker. Karena ini akan menjaga diri kita keluarga kita dan orang di sekitar kita,” ujarnya pada saat Rapat Koordinasi Bersama Pimpinan SKPD lingkup Pemkab Gowa beberapa waktu lalu.

Dijelaskannya penggunaan masker khususnya masker kain yang sering digunakan dapat menahan air liur 70 persen keluar dari mulut. Sehingga kata Adnan ini akan memperkecil potensi terjadinya penularan Covid-19.

“Droplet atau tetesan air liur yang keluar dari mulut kita hanya sampai satu meter tidak sampai 1,5 meter. Itulah kenapa kita juga diminta untuk menggunakan masker dan jaga jarak,” jelasnya.

Mantan anggota DPRD Sulsel ini, berharap ASN Pemkab Gowa memberikan contoh yang baik kepada masyarakat dan meminta pimpinan SKPD untuk menerapkan protokol kesehatan di kantor masing-masing.

“ASN itu pada kategori orang berpendidikan, harus menjadi contoh. Kemana-mana dia harus pakai masker, kita tidak boleh menganggap enteng atau remeh karena kita tidak tahu siapa yang membawa virus,” tandasnya.(rus/uba)

Terkait