APK Diduga Dirusak, Pendukung dan Relawan DILAN Diingatkan Jangan Terprovokasi

STARNEWS.ID, MAKASSAR — Sejatinya, para peserta pilkada maupun pilwalkot mesti saling menghargai dan menjaga alat peraga kampanye (APK) masing-masing. Namun ada saja oknum berulah sengan merusak media sosialisasi tersebut.

Seperti yang dialami pasangan Deng Ical-Fadli Ananda (DILAN). sejumlah APK peserta Pilwalkot 2020 Makassar nomor urut 3 mengalami kerusakan. Diduga dilakukan oknum oknum tidak bertanggung jawab.

Bacaan Lainnya

APK yang dirusak itu beragam. seperti baliho, spanduk hingga umbul-umbul. Aksi perusakan itu ditanggapi santai oleh tim pasangan doktor dan dokter tersebut.

Juru bicara (Jubir) DILAN, Alhidayat Samsu, menyampaikan pihaknya sudah menyerukan agar seluruh relawan pendukung tidak terprovokasi terkait maraknya aksi perusakan APK DILAN. Pilkada merupakan pesta demokrasi yang harus disambut dengan kegembiraan, bukan malah menghadirkan permusuhan.

Legislator Makassar itu mengungkapkan, bila ada APK DILAN yang dirusak, jangan disikapi secara emosional. Apalagi jika sampai memicu konflik. Baliho, spanduk dan umbul-umbul tersebut sebatas materi dan tidak lebih penting dibandingkan dengan rasa persaudaraan.

“Ya prihatin juga karena masih ada orang-orang tidak bertanggung jawab yang diduga sengaja merusak APK DILAN. Tapi apapun motifnya, seluruh pendukung DILAN kita sudah minta jangan terprovokasi dan jangan marah. Langsung ganti saja. Bisa diganti kok,” ucap politikus PDIP Makassar itu, Jumat (23/10/2020).

Lebih jauh, Alhidayat mengungkapkan, Pilwalkot Makassar ini merupakan ajang menebar kebaikan, bukan malah perselisihan. Untuk itu, kubu paslon usungan PDIP, Hanura dan PKB itu mengajak seluruh pihak, termasuk kandidat lain dan tim suksesnya agar senantiasa menyebar pesan-pesan kebaikan dan perdamaian.

“Kita mesti mendukung pemerintah, khususnya penyelenggara pemilu untuk menciptakan pilkada aman, damai dan sehat. Mari jaga kondusivitas daerah karena akan sangat berpengaruh dengan akselerasi pembangunan dan perekonomian daerah,” tandasnya. (*/dam)


Pos terkait