Balai TN Takabonerate Dituding Penghalang Masuknya Investor Pariwisata di Pulau Lantigiang

Perantara investor pariwisata di Benteng, Kepulauan Selayar, Zainuddin.

STARNEWS.ID, SELAYAR — Balai Taman Nasional (TN) Takabonerate diduga mau menghalangi investor, khususnya sektor pariwisata masuk ke Selayar.

Bacaan Lainnya

Sebagai perpanjangan tangan pihak investor di Benteng, Kepulauan Selayar, Zainuddin P menyatakan, pihaknya telah mengajukan surat permohonan rekomendasi ke Balai TN Takabonerate.

Namun hingga kini tak kunjung direspons maupun ditandatangani. Zaenuddin mengaku, pihaknya telah membeli lahan di Pulau Lantigiang Desa Jinato, Kecamatan Takabonerate.

Untuk diketahui, Pulau Lantigiang merupakan bagian dalam kawasan konservasi Taman Nasional Takabonerate.

“Olehnya itu kami selaku calon investor, sudah melakukan pembelian tanah seluas kurang lebih 5 Ha di pulau Lantigiang, Desa Jinato, Kecamatan Takabonerate. Dan semuanya sudah sah dari pemiliknya sebagai ahli waris,” tegas Zaenuddin, Sabtu (11/7/2020).

Menurut dia, jika investor dihalangi untuk masuk ke Selayar, maka akan sulit untuk lebih memakmurkan masyarakat.

Zainuddin juga menegaskan, izin memanfaatkan lokasi tersebut sudah disetujui Pemkab Selayar setempat.

“Perlu diketahui bahwa kawasan konservasi itu ada, mulai tahun 2000 dan sejak saat itu, semua ahli warisnya sebagai pemilik, itu belum pernah menerima biaya lahan sepersenpun atas haknya,” tegas dia.

Tentang pengaduan pihak Balai TN Takabonerate ke Polisi, Zaenuddin menyikapi hal tersebut secara positif. Sebab, pihak Balai TN Takabonerate Selayar adalah Tim Tehnis dari Dirjen Lingkungan Hidup dan Konservasi. (zal/dam).

Terkait