Banding Kades Bontokassi Kandas, PTTUN Perkuat Putusan PTUN

AMAR PUTUSAN--- Lampiran amar putusan PTTUN Makassar yang menguatkan putusan PTUN Makassar terkait pemberhentikan dan pengangkatan perangkat desa Bontokassi, Kecamatan Parangloe, Gowa. (Foto : Ist)

STARNEWS.ID,GOWA—- Upaya banding yang ditempuh Kades Bontokassi, Kecamatan Parangloe, Gowa Haeruddin ke Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara (PTTUN) Makassar kandas.

PTTUN Makassar memutuskan tetap memenangkan gugatan Sekdes Bontokassi, Muh Arif Lawa yang dicopot secara sepihak oleh Haeruddin tanpa melalui mekanisme.

Bacaan Lainnya

Putusan PTTUN Makassar yang diteken oleh Panitera, H St Rahmatia tertanggal 13 Agustus 2021 dalam perkara nomor : 52/B/2021/PT.TUN.Mks tanggal 25 Juni 2021 dimana salah satu amar putusan berbunyi menguatkan putusan PTUN Makassar nomor 80/G/2020/PTUN Mks tanggal 4 Februari 2021 yang dimohonkan pembanding.

Dalam amar putusannya itu, PTTUN Makassar juga menghukum tergugat/ pembanding untuk membayar biaya perkara pengadilan tingkat banding sebesar Rp150.000,00.

Kuasa hukum Muh Arif Lawa, Husniar Darsis mengatakan, keputusan PTTUN itu sudah berkekuatan hukum atau inkrah.

“Hasil putusan PTTUN ini wajib dilaksanakan oleh pihak tergugat,” ujar Husniar, Rabu (15/9/2021).

Husniar juga mengaku telah menyampaikan ke pihak kliennya untuk menindaklanjuti putusan PTTUN tersebut ke pemerintah kecamatan.

“Nanti camat yang menginstruksikan ke kepala desa (Bontokassi) agar mengembalikan jabatan Arif Lawa sebagai Sekdes berdasar pada putusan PTUN Makassar dan PTTUN Makassar,” jelasnya.

Kades Bontokassi, Haeruddin sendiri memilih bungkam. Mantan aktivis mahasiswa ini tak merespon pertanyaan wartawan via whatshapp terkait putusan PTTUN Makassar yang kembali memenangkan Muh Arif Lawa.(rus)


Pos terkait