BAPOMI Sulsel Gelar Rapat Pengurus

Inilah para pengurus yang menggelar rapat. (foto ist)

STARNEWS.ID, MAKASSAR – Badan Pembina Olah Raga Mahasiswa Indonesia (BAPOMI) Provinsi Sulawesi Selatan menggelar rapat pengurus di Swiss-Bel hotel Panakukang Makassar, Sabtu (29/8/2020).

Hadir dalam pertemuan tersebut sekitar tiga puluh orang, yang juga wakil rektor 3 di beberapa PT di Sulawesi Selatan, Sekretaris KONI Sulawesi Selatan, dan sejumlah pengurus BAPOMI Sulawesi Selatan.

Bacaan Lainnya

Sukardi Weda, yang juga Wakil Rektor bidang Kemahasiswaan dan Alumni UNM melaporkan bahwa acara dibuka oleh Sekretaris Umum BAPOMI Sulawesi Selatan, Ir Syahrir Arief M T dan dilanjutkan dengan sambutan dan pengantar diskusi oleh Ketua Umum BAPOMI Provinsi Sulawesi Selatan, Prof Dr A Arsunan Arsin M Kes. Dalam sambutannya Prof Arsunan Arsin, yang juga Wakil Rektor bidang Kemahasiswaan dan Alumni Universitas Hasanuddin (Unhas) mengatakan bahwa di POMNAS 2019 yang lalu, Sulawesi Selatan berada di peringkat ke-8 dan ini cukup menggembirakan.

Prof Arsunan melanjutkan bahwa kita tertolong di 10 menit terakhir di cabang olahraga Kempo dan BAPOMI Sulawesi Selatan memperoleh 2 medali emas di cabang Kempo. “Ada issu penting di BAPOMI yakni kita diundang rapat oleh DIKTI secara luring, tapi kita pilih daring saja, dalam rapat tersebut terkait akan dilaksanakannya Munaslub untuk membicarakan banyak hal termasuk AD/ART Bapomi rencana pelaksanaan POMNAS ke depannya.

Terkait dengan pembiayaan, Prof Arsunan mengatakan bahwa akan tetap berharap penuh kepada Pemerintah Provinsi, dan sponsor yang tidak mengikat, juga berharap dari kontribusi setiap PT khususnya yang ada mahasiswanya sebagai atlet untuk ikut kejuaraan di POMNAS.

Prof Arsunan Arsin juga menegaskan bahwa kita akan evaluasi, dimana saja kita punya kelebihan dan kekurangan, supaya kita akan semakin baik kedepannya.

Setelah pemaparan dari Ketua Umum BAPOMI Sulawesi Selatan, acara kemudian dilanjutkan dengan sesi tanya jawab dan sebelum penutupam Prof Dr Arsunan Arsun mengatakan akan membuat tim kecil yang anggotanya terdiri dari 7 orang, dan tim tersebutlah yang akan membuat proposal untuk diajukan kepada Gubernur Sulawesi Selatan. (rilis/uba)

Terkait