Bareskrim Polri Update Penanganan Perkara Protokol Kesehatan

Suasana petamburann yang merupakan lokasi kerumunan massa MRS. (foto tribunnews.com)

STARNEWS.ID, JAKARTA – Menyikapi sejumlah perkara yang di tangani Mabes Polri, dijelaskan dalam Press Confrence Karo Penmas Humas, Brigjen Pol. Rusdi Hartono di Gedung Bareskrim, lantai 1, Jakarta. Ini merupakann  perkembangan penyelidikan sejumlah perkara terkait protokol kesehatan (prokes).

Perkara yang ditangani oleh Bareskrim terkait dengan protokol kesehatan yaitu pertama perkara Petamburan, kedua perkara Megamendung, Bogor dan yang ketiga perkara RS Ummi Bogor. Dalam kasus ini terdapat 8 tersangka yaitu an. MRS serta kawan-kawan.

Bacaan Lainnya

Pada 5 Februari 2021 pihak Kejaksaan Agung mengirim surat kepada Bareskrim Polri yang berisi 3 perkara tersebut dinyatakan telah lengkap penyidikannya. Oleh karena itu pada hari ini 8 Februari 2021, tanggung jawab tersangka beserta barang bukti telah diserahkan dari penyidik Bareskrim Polri kepada pihak Kejaksaan.

Tentunya proses lanjut akan ditindak lanjuti oleh Kejaksaan untuk menuntaskan kasus 3 kasus protokol kesehatan tersebut.

Terkait kasus SARA Permadi Arya alias Abu Janda, penyidik melakukan pemeriksaan terhadap seorang saksi, Tengku Zul yang telah diperiksa oleh Bareskrim Polri. Mendapat Terdapat 23 pertanyaan terkait pelaporan tersebut, tentunya semua masih dalam proses penyidikan oleh penyidik Bareskrim Polri.

Sampai dengan saat ini belum ada tersangka, terakhir dilakukan pemeriksaan terhadap Abu Janda dengan status sebagai saksi. Selain itu, Tengku Zul juga dilakukan pemeriksaan sebagai saksi. Jika sudah ada perkembangan tentunya akan disampaikan kepada reken-rekan media.

Penyidik masih mencari bukti-bukti yang sah agar perbuatan tindak pidana yang terjadi atau dilakukan dapat menjadi terang.

Sementara dugaan keterlibatan eks Sekretaris Umum (Sekum) FPI dalam penangkapan terorisme di Makassar, masih terus didalami oleh Densus 88 masih melakukan pendalaman terkait video tersebut ada / tidaknya tidak pidana, mohon ditunggu karena hal tersebut masih berproses oleh Densus 88 AT Polri.

Begitupun dengan penyelidikan rekening FPI masih didalami oleh penyidik Bareskrim Polri, hasil koordinasi dengan PPATK sebanyak 92 rekening tersebut masih didalami dan hingga saat ini penyiidk belum mnedapati kesimpulan.

Lalu perkembangan penyelidikann Kilometer (Km) 50, sampai dengan saat ini Polri masih mempelajari seluruh temuan dari Komnas HAM, jika ada perkembangan secara umum akan disampaikan kepada publik terkait dengan kilometer 50. (*/uba)


Pos terkait