Basarnas Makassar-TNI AU Cari Kecelakaan Kapal di Kendari dan Ambon

Basarnas dan TNI AU bersiap melakukan pencarian terhadap dua kapal yang hilang di perairan Kendari dan Ambon. (foto ist)

STARNEWS.ID, MAKASSAR – Penanganan pencarian kecelakaan kapal laut yang terjadi di perairan Wanci Provinsi Sulawesi Tenggara atas KM Dua Putri GT 26 yang mengalami kebocoran lambung dengan POB 7 orang.

Juga kecelakaan kapal speed boat dengan POB 10 orang di perairan Kur Kabupaten Malra Provinsi Maluku dibantu melalui udara.

Bacaan Lainnya

Sebelumnya dua kecelakaan kapal yang terjadi ditangani oleh masing-masing Basarnas Kendari dan Basarnas Ambon.

Namun, dikarenakan belum adanya tanda-tanda posisi korban dan area wilayah pencarian di laut cukup luas, maka Kepala Basarnas melalui Deputi Operasi dan Kesiapsiagaan meminta bantuan dukungan ke Basarnas Makassar dan TNI AU Lanud Hasanuddin untuk melakukan pencarian melalui udara di kedua lokasi duga kecelakaan kapal.

Kepala Basarnas Makassar, Mustari berkoordinasi dengan TNI AU Lanud Hasanuddin untuk pergerakan pencarian menyampaikan bahwa TNI AU Lanud Hasanuddin memberi dukungan pesawat TNI AU Pesud Boeing 737-200 Intai Strategis melakukan pencarian udara sesuai rute yang direncanakan.

“Pesawat TNI AU Pesud Boeing 737-200 pukul 07.05 tadi, take off dari Bandara Lanud Hasanuddin untuk melakukan pencarian di sekitar perairan pulau Wanci Kendari dengan estimasi sekitar 2 jam pada ketinggian 10.000 kaki”, terangnya.

Lanjutnya, pesawat tersebut juga akan bergeser ke perairan Kur Maluku untuk memantau area duga kecelakaan kapal spedd boat yang memuat 10 orang.

“Semoga pelaksanaan pencarian udara hari ini pada dua titik kecelakaan membuahkan hasil, sehingga korban bisa ditemukan”, imbuh Mustari.

Adapun tim yang terlibat di pesawat TNI AU Boeing 737-200 terdiri dari personel Basarnas Makassar 2 orang dan 14 orang Kru Pesut Boeing 737-200 Intai Strategis dari TNI AU. (uba)

Terkait