Beredar Video Polisi di Luwu Timur Paksa Warga Vaksin

Tangkapan video yang memperlihatkan seorang polisi memaksa warga untuk segera vaksin. (int)

STARNEWS.ID, LUWU TIMUR — Beredar sebuah video seorang warga di Desa Jalajja, Kecamatan Burau, Kabupaten Luwu Timur, dipaksa vaksin oleh polisi.

Dalam video berdurasi 2.50 detik itu, terlihat seorang pria berkaos putih tanpa lengan duduk di kursi toko. Pria itu dikerumuni sejumlah polisi berseragam lengkap. Kemudian salah seorang polisi meminta pria tersebut segera divaksin.

“Ini aturan dari presiden dan kalau tidak mau divaksin dan tidak mau ikut aturan, keluar saja dari Indonesia,” kata seorang polisi yang di seragamnya tertulis nama Udhin.

Dalam video itu, Udhin juga memaksa lelaki tadi untuk membuat pernyataan jika menolak divaksin.

“Kita bicara bahwa saya tidak mau divaksin karena kami datang ke sini bukan mau sendiri, tapi ini perintahnya presiden. Inilah bentuk kepedulian kami sebagai pemerintah,” tegas Udhin.

Dalam video tersebut, Udhin memberi penjelasan alasan pemerintah meminta semua warga untuk divaksin. Penjelasan itu disertai ancaman.

Ancaman yang diungkapkan Udhin adalah jika warga tidak divaksin, tidak akan dilayani jika mengurus SIM, SKCK dan keperluan administrasi lainnya. Udhin juga meminta warga tersebut difoto dan dilaporkan ke kapolres dan bupati.

Kapolres Luwu Timur, AKBP Silvester Simamora membenarkan polisi yang dalam video tersebut adalah anggotanya. Namun Silvester tidak mau banyak berkomentar soal video tersebut.

“Intinya begini. Kami imbau masyarakat untuk divaksin. Ini demi keselamatan kita bersama. Itu saja kok,” kata Silvester Simamora, dikutip dari tvOnenews.com, Selasa (21/12/2021).

Menurut Silvester Simamora, warga yang menolak divaksin ini termakan info hoaks soal bahaya vaksin. Alasan inilah yang menyebabkan warga tersebut menolak divaksin.

Dia menambahkan, Satgas Covid-19 di Luwu Timur sedang bekerja keras mengajak warga masyarakat untuk divaksin. Saat ini target vaksin di Luwu Timur sudah mencapai 80 persen. Target ini sudah melebihi target capaian se-Sulsel. (#)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *