Berkendara Sambil Merokok Bayar 750 Ribu

berkendara sambil merokok
Ilustrasi berkendara sambil merokok (Foto: 420 Intel Canada)

STARNEWS.ID — Tingginya kecelakaan lalu lintas khusus pengendara motor yang terjadi akhir-akhir ini banyak dipicu oleh kelalaian si pengendara itu sendiri. Salah satunya adalah berkendara sambil merokok.

Tidak sedikit pengendara motor sering melakukan kegiatan yang bisa mengurangi fokus saat berkendara di jalan raya yang bisa membahayakan dirinya dan pengendara lainnya.

Hal ini menjadi perhatian khusus bagi Pemerintah untuk mengeluarkan aturan untuk keselamatan para pengguna jalan raya.

Sering kita jumpai di jalan pengendara motor yang merokok, secara kasat mata hal ini sebetulnya kelihatannya tidak terlalu membahayakan.

Akan tetapi merokok sambil berkendara bisa mengurangi fokus saat mengendarai dan juga kadang puntung rokok yang dibuang di jalan akan jadi sampah.

Fatalnya lagi apabila puntung rokok yang dibuang mengenai pengendara yang ada di belakang.

Kelalaian saat mengemudi bisa memicu terjadinya kecelakaan lalulintas. Jadi, pengendara mobil ataupun motor yang kedapatan merokok sambil mengendarai bisa ditilang.

Melansir TribunNews.com, Kasubdit Ditlantas Polda Metro Jaya Kompol Muhammad Nasir mengatakan, aturan itu sesuai dengan Undang-undang No 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.

“Hukumannya ya ditilang, hukumannya tiga bulan penjara atau denda Rp 750.000, itu saja,” kata Nasir saat dihubungi Kompas.com, Sabtu (30/3/2019).

Nasir menjelaskan, peraturan itu berlaku bagi semua pengendara, tidak sebatas pada pengendara sepeda motor saja.

Pasal 106 ayat 1, Setiap orang yang mengemudikan kendaraan bermotor di jalan, wajib mengemudikan kendaraannya dengan wajar dan penuh konsentrasi.

Lanjut di pasal 283 sanksi bagi pengendara yang lalai menjaga keselamatan lalu lintas akan mendapatkan hukuman pidana kurungan paling lama 3 bulan atau denda paling banyak 750 ribu rupiah. (*)


Pos terkait