Bobol Rumah Warga, Polsek Pallangga Ringkus Pelaku Curat

Dua pelaku Curat (foto dibalur) yang diringkus tim serigala Unit Reskrim Polsek Pallangga. (Foto : Humas Polsek Pallangga)

STARNEWS.ID,PALLANGGA— Aksi nekat dilakukan AR (51) dan BS (44). Keduanya membobol rumah warga pada siang hari.

Aksi keduanya dilakukan Selasa (15/6/2021) sekitar Pukul 14.00 WITA. Nahas bagi keduanya. Aksi kejahatan yang mereka lakukan ketahuan oleh warga.

Bacaan Lainnya

AR yang dalam kasus ini bertindak sebagai eksekutor berhasil diringkus. Ia terperangkap dalam rumah korban. Namun BS berhasil melarikan diri. Setelah sepekan menjadi buronan, personel Tim Serigala Unit Reskrim Polsek Pallangga berhasil menangkap BS.

Kapolsek Pallangga, Iptu Nasaruddin membeberkan, kedua pelaku terlibat kasus pencurian dan pemberatan (Curat). Lokasi kejahatan keduanya di salah satu rumah warga Jalan Pelita Lambengi, Desa Bontoala, Kecamatan Pallangga.

“AR ini eksekutor. Dia masuk ke rumah korban. Sedangkan BS berjaga di luar memantau situasi sekitar TKP,” tutur Nasruddin, Selasa (22/6/2021).

Keberadaan AR diketahui korban. AR kepergok mengambil dompet berisi uang di dalam laci yang ada di ruang tengah rumah korban.

“Karena dompet korban telah dikuasai oleh pelaku lalu korban berusaha merebut. Namun pelaku mengancam menggunakan obeng plat dan akan membunuh jika berteriak,” jelas Iptu Nasrudin.

Korban tidak menghiraukan ancaman AR. Korban lalu berteriak minta tolong sehingga warga berdatangan. AR pun diringkus. BS, rekan AR yang berada di luar rumah langsung tancap gas dan kabur menggunakan sepeda motor.

“BS diringkus setelah datang sendiri menyerahkan diri kemarin, Senin, 21 Juni 2021 sekitar Pukul 14.00,” terangnya.

Dari pengungkapan terhadap kedua pelaku pihak kepolisian berhasil mengamankan barang bukti berupa satu buah dompet korban, satu unit sepeda motor Yamaha X-ride warna hitam milik pelaku, dan satu buah obeng plat yang digunakan pelaku saat mengancam korban.

“Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya pihak kepolisian menjerat kedua pelaku dengan pasal 363 KUHP tentang pencurian dan pemberatan dengan ancaman hukuman pidana maksimal tujuh tahun penjara,” pungkasnya .(rus)


Pos terkait