Bupati Enrekang Ajak Poltekes Tekan Penularan Covid-19

Bupati Enrekang, Muslimin Bando memegang cenderamata bersama Wadir I Poltekes Kemenkes di KIWA, Senin (1/3/2021). (Foto : Zaeni Salloko)

STARNEWS.ID,ENREKANG — Poltekes Kementerian Kesehatan (Kemenkes) kembali mengirim mahasiswanya melaksanakan Praktek Kerja Lapangan (PKL) di kabupaten Enrekang.

Bupati Enrekang, H Muslimin Bando menyambut positif program PKL Poltekes. Selain menyatakan kesiapan mendukung, Ia juga berharap kehadiran mahasiswa PKL Terpadu Poltekes Kemenkes dapat membantu (Pemkab) Enrekang menekan laju penularan Covid-19.

Bacaan Lainnya

Salah satu yang ditekankan MB adalah protokol kesehatan. Ia meminta mahasiswa Poltekes Kemenkes agar menjadi contoh sekaligus edukasi tentang prokes Covid-19 kepada masyarakat di Bumi Massenrenpulu.

“Saya harap wajib mematuhi protokol kesehatan, dan rutin berkoordinasi dengan Gugus Tugas Covid-19 setempat,” harap Muslimin saat menerima jajaran civitas akademika Poltekes Kemenkes, di Kawasan Industri Maiwa (Kiwa), Senin (1/3/2021).

MB mengungkapkan, kerjasama Pemkab Enrekang dan Poltekes selama ini berjalan baik. Hal ini pun harus dipertahankan dan ditingkatkan.

Kadis Kesehatan Kabupaten Enrekang, Sutrisno yang turut hadir mendampingi Muslimin juga menyatakan hal senada.

Ia meminta, mahasiswa Poltekes Kemenkes untuk gencar mensosialisasikan penerapan prokes dan vaksinasi.

“Termasuk membantu program penanggulangan stunting yang jadi program prioritas Pemkab Enrekang,” harapnya.

Terkait soal permintaan Muslimin supaya mahasiswa Poltekes Kemenkes menyatakan siap menyanggupi.

“Mahasiswa Poltekes yang ikut PKL diwajibkancswab antigen terlebih dahulu,” kata Wadir I Poltekes Kemenkes, Rusli.

Rusli juga menjelaskan, kunjungannya menemui MB guna mengkomunikasikan rencana pelaksanaan PKL (Praktek Kerja Lapangan, red) Terpadu di Enrekang.

PKL Terpadu dijadwalkan mulai 17 Maret – 9 April 2021. Total 1211 mahasiswa bakal diterjunkan, terbagi dalam tiga gelombang.

Poltekes Kemenkes Makassar sendiri sudah 3 tahun ini bekerjasama dengan Pemkab Enrekang.

“Selama ini Pemkab sangat mendukung kegiatan kita, sehingga Enrekang kembali kita pilih,” ujarnya.

Terdapat 40 desa yang akan dijadikan lokasi PKL.(Zaini)


Pos terkait