Cahaya Kehidupan untuk Desa Salubulo

PLN berhasil membangun jaringan di Desa Salubulo, Mamasa sehingga masyarakatnya bisa menikmati listrik. (foto humaspln)

STARNEWS.ID, MAMASA -Meskipun pandemi belum berakhir, namun tak menyurutkan semangat PLN UP2K Sulawesi Barat dan PLN UP3 Mamuju dalam melistriki Desa Salubulo yang berjarak kira-kira 60 km dari Kabupaten Mamasa, pada Jumat (11/9).

Desa Salubulo terletak di Kecamatan Bambang, Kabupaten Mamasa menjadi desa yang kini menerima aliran listrik PLN selama 24 jam.

Bacaan Lainnya

PLN berhasil membangun Jaringan Tegangan Menengah (JTM) sepanjang 1.32 kilometer sirkuit (kms) dan Jaringan Tegangan Rendah (JTR) sepanjang 1.05 kms, serta 1 gardu distribusi dengan total kapasitas 25 kiloVolt Ampere (kVA).

Desa Salubulo yang berada di daerah pegunungan membuat petugas PLN cukup kesulitan dalam proses pembangunan, ditambah lagi akses jalan yang licin dan sempit serta kondisi tanah yang rawan longsor menjadi gambaran sulitnya perjuangan yang dilakukan PLN dalam melistriki 30 Kepala keluarga di desa tersebut.

Manager PLN UP2K Sulbar, Dadang Wahyudi mengatakan hadirnya listrik di Desa Salubulo dapat dimanfaatkan dengan baik oleh warga setempat.

“Bukan hanya untuk keperluan rumah tangga tapi juga bisa dimanfaatkan untuk menunjang kemajuan usaha yang ada di desa sehinggga listrik ini dapat meningkatkan taraf hidup masyarakat,” ujar Dadang.

Dadang berharap jaringan yang telah dibangun oleh PLN dapat dijaga dengan baik oleh warga Desa Salubulo.

Andaria, Kepala Desa Salubulo mengaku merasa bersyukur dan berterimakasih dengan adanya listrik dan mendoakan agar petugas PLN diberikan kemudahan dalam melistriki hingga ke pelosok negeri.

“Saya mewakili seluruh warga mengucapkan terima kasih kepada PLN, karena desanya sudah bisa menikmati listrik seperti daerah yg lain. Dan mendo’akan mudah-mudahan PLN bisa melistriki seluruh desa yg saat ini belum berlistrik,” ujarnya. (humaspln/uba)

Terkait