Dibantu Baznas Polman, Keluarga Halim Tak Lagi Tidur di Tempat Penjemuran Ikan

Ketua Baznas Polman, H Nurrahman saat menyerahkan secara simbolis kunci rumah yang selesai dibangun kepada Halim selaku penerima bantuan.

STARNEWS.ID, POLMAN — Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Polewali Mandar (Polman) sangat prihatin melihat kondisi Halim sekeluarga. Warga Desa Tonyaman, Kecamatan Binuang itu harus tidur di atas tempat jemuran ikan.

Bermaksud meringankan beban pasangan suami istri (pasutri) Halim dan Syamsiah, Baznas Polman pun memberikan bantuan pembangunan rumah. Secara simbolis dilakukan Rabu (1/7/2020).

Selama ini, keluarga Halim dan Syamsiah hidup dalam kondisi serba kekurangan. Untuk memenuhi kebutuhan wehari-hari, ia mesti bekerja keras sebagai buruh serabutan. Kehidupan yang memprihatinkan itulah yang membuat Basnaz Polman sangat prihatin.

Ketua Basnaz Polman H Nurrahman menyampaikan, pertama kali menjumpai keluarga Halim ia sangat terharu. Sebelumnya, keluarga tersebut tinggal di rumah berukuran dua kali tiga meter dan harus menanggung hidup sembilan anggota keluarganya.

“Kehidupan keluarga (Halim) ini sangat memprihatinkan, pada saat malam ketujuh anak dari Halim dan Syamsiah tidur dalam rumah berukuran kecil itu dan mereka terpaksa harus menjadikan tempat jemuran ikan sebagai tempat tidur di malam hari,” beber Nurrahman.

“Untuk itu, kita berikan bantuan rumah yang sejalan dengan visi misi kami, visi-misi pemkab. Yakni pengentasan kemiskinan, agar Halim dan keluarganya dapat beristirahat dengan nyaman dan tenang dalam mencari rezeki,” imbuhnya.

Nurahman juga berjanji, akan terus memberikan dorongan semangat hidup kepada keluarga Halim dan akan memberikan bantuan cat untuk kapal tangkap ikan buatan Halim yang masih dalam proses pengerjaan.

Ia juga meminta kepada aparat desa setempat untuk memberikan instalasi listrik.

Nurrahman juga menyampaikan bantuan yang diberikan ini bersumber dari dana infaq dan zakat harta yang dikelola oleh Baznas yang diterima pada bulan Ramadan lalu.

Sementara itu Kepala Desa Tonyaman, Nursan mengatakan, Halim memang sangat layak dibantu dan sudah pernah diusul untuk dapat bantuan stimulan perumahan swadaya (BSPS).

Hanya saja, saat itu ia masih tinggal di dekat pantai dan tak punya tanah. Di samping itu, dalam dua tahun ini belum ada lagi program BSPS di Tonyaman.

“Kami sangat mengapresiasi Pemkab Polman memalui Baznas yang memberikan bantuan bedah rumah yang diharapkan berkesinambungan, karena masih banyak yang tidak layak huni. Dan sekira 800 warga miskin yang perlu dibantu dan yang tidak layak huni rumahnya. Kita usul 300 rumah,” tuturnya.

Sekretaris Basnaz Polman, Jamaluddin menyampaikan, kegiatan sosial yang dilaksanakan di Tonyaman itu bukan pertama kali dilaksanakan. Diakui, sudah sangat sering menyalurkan bantuan zakat di Tonyaman.

Camat Binuang juga mengapresiasi bantuan yang diberikan oleh Basnaz dan berharap bantuan di Kecamatan Binuang dapat terus berkesinambungan.

Kabag Kesra Pemkab Polman Hasbi Hannan berharap, setiap kegiatan yang dilaksanakan Basnaz dapat terus berjalan lancar dalam membantu masyarakat.

Ia pun menitip pesan kepada Halim dan istrinya agar memperhatikan pendidikan anak mereka. “Jangan sampai tidak bersekolah,” harapnya.

Kondisi tempat tinggal Halim sekeluarga yang tampak memprihatinkan (ist)

Menerima bantuan tersebut, Halim pun mengungkapkan, terimah kasih yang sebesar-besarnya kepada Bupati Polman melalui Baznas Polman yang telah memberikan keluarganya bantuan rumah.

“Saya sangat berterima kasih atas bantuan rumah yang diberikan kepada keluarga saya semoga bapak dan ibu semua diberikan kesehatan dan umur panjang,” ungkapnya. (lim/dam)

Terkait