Dikejar Polisi, Tiga Penjudi Sabung Ayam Tewas Tenggelam

Salah seorang korban berhasil dievakuasi dalam keadaan tidak bernyawa di Sungai Mappili. (foto lim/starnews.id)

STARNEWS.ID, POLMAN – Tim SAR gabungan berhasil menemukan dua korban tenggelam di Sungai Mapilli, Polman, Rabu (27/5/2020).

Korban pertama ditemukan Zainuddin (43), sekitar pukul 08.00 Wita dan setengah jam kemudian, kembali ditemukan, Asrar (23). Jarak keduanya berjauhan sekitar satu kilometer dari lokasi kejadian.

Bacaan Lainnya

“Sampai hari ini, tim SAR gabungan baru menemukan dua korban. Seorang lagi atas nama Syafruddin (45), sementara dalam pencarian,” kata Kepala Basarnas Mamuju Djunaidi, Rabu (27/5/2020).

Menurut Djunaidi, evakuasi korban dengan menggunakan APD mengikuti protokol kesehatan masa pandemi Covid-19.

“Di hari ketiga, dua korban telah ditemukan,” lanjut Djunaidi.

Djunaidi mengatakan, untuk pencarian korban selanjutnya, tim akan membagi menjadi dua SRU.

“SRU 1 melakukan pencarian dengan menyisir arus sungai arah selatan barat daya, radial 195° sejauh 1 km dengan menggunakan 1 unit Rubber boat Basarnas dan SRU 2 melakukan penyisiran dengan berjalan kaki di pinggiran sungai sejauh 2 km,” sebutnya.

Sejauh ini, unsur yang terlibat dalam pencarian korban tenggelam yakni Basrnas Mamuju, Polsek Mapilli, Koramil Mapilli, BPBD Polman, SAR Pinrang, aparatur desa dan masyarakat setempat beserta keluarga korban.

Sebelumnya, ketiga warga Polman ini dikejar aparat kepolisian setempat hingga mengakibatkan korban tenggelam di sungai Mapilli.

Kabar orang tenggelam kemudian disampaikan oleh Kepala Desa Segerang Andi Ahmad kepada Basarnas Mamuju meminta bantuan pertolongan pencarian korban.

Dari keterangan Kepala Basarnas Mamuju Djunaidi membenarkan adanya korban tenggelam di sungai Mapilli.

“Informasinya baru kita terima pukul 18.40 Wita dari Kepala Desa Segerang Andi Ahmad yang menyebutkan ada tiga warga tenggelam lantaran dikejar aparat kepolisian karena kedapatan berjudi sabung ayam,” ucapnya, Senin (25/5/2020).

Djunaidi mengatakan, karena panik, ketiga warga tersebut kemudian berlari menyelamatkan diri dengan cara melompat ke sungai Mapilli. (lim/uba)

Terkait