Ditolak Masyarakat, Pemkab Enrekang Tidak Akan Keluarkan Izin Penambangan di Penja

Perwakilan pengunjukrasa menyerahkan lembaran berisi tanda tangan beberapa warga yang menolak tambang galian C di Desa Karueng, Kecamatan Enrekang kepada Kepala Dinas Lingkungan Hidup Enrekang, Mursalin, Rabu (5/8/2020).


STARNEWS.ID, ENREKANG — Masyarakat Dusun Penja Desa Karueng, Kecamatan Enrekang tegas menolak rencana berdirinya Tambang galian C seluas 9,2 Hektare di area tempat tinggal mereka.

Penolakan itu pun disampaikan saat mendatangi kantor Bupati Enrekang, Rabu (5/8/2020).

Bacaan Lainnya

Turut serta di antara pengunjuk rasa, Kepala Desa Karueng, Usmayadi. Ia juga menyerahkan langsung secara simbolis lembaran yang memuat tanda tangan penolakan rencana pembukaan tambang galian C yang dibubuhkan sejumlah warga Penja kepada Wakil Bupati (Wabup) Enrekang, Asman.

Di hadapan pengunjuk rasa, Asman mengakui, proses pengajuan izin dari pihak calon penambang telah berjalan. Namun belum disetujui.

Dengan banyaknya penolakan dari para warga Penja, Asman pun memastikan akan menghentikan proses pengajuan izin tambang galian C tersebut.

Para warga itu juga didampingi pihak Lembaga Bantuan Hukum Massenrempulu (LBHM) yang siap memperjuangkan hak masyarakat.

Penolakan dari masyarakat itu lantaran aktivitas penambangan itu dikhawatirkan berdampak kerusakan lingkungan yang tentu bakal merugikan masyarakat. (zai/dam)

Terkait