Dituding Kumpulkan Siswa Baru di Tengah Pandemi, Kepala SMP Negeri 3 Pallangga: Kemungkinan Ada Orang Ingin Menjatuhkan Saya

STARNEWS.ID, GOWA — Kepala SMP Negeri 3 Pallangga, Burhanuddin dimarahi Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kabupaten Gowa, Salam. Ia dituding mengumpulkan mengumpulkan siswa di tengah pandemi Covid-19, Jumat (10/7/2020). 

Informasi yang diperoleh menyebutkan, siswa yang dikumpulkan itu disuruh membawa sapu dan ember. Mereka merupakan siswa baru.

Ironisnya, semua siswa baru yang dikumpulkan di halaman sekolah itu tidak menggunakan masker. Mereka tampak mengabaikan protokol kesehatan yang gencar diimbaukan oleh Pemkab Gowa.

Kadisdik Gowa, Salam pun geram. Melalui grup WhatsApp Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMP Kabupaten Gowa, dosen UNM itu menegur keras Kepala SMP 3 Pallangga, Burhanuddin. 

“Ini tidak boleh terjadi. Kepala sekolah tidak diperkenankan mengumpulkan siswa baru ke sekolah. Saya minta Kepsek (kepala sekolah) SMP Negeri 3 Pallangga bisa pertanggungjawabkan ini,” tegas Salam.

Kamarahan Salam itu dianggap wajar. Sebab, kebijakan mengumpulkan siswa baru itu sangat membahayakan.

Hal itu bisa berpotensi menjadi celah penularan Covid-19. Apalagi Gowa ini termasuk salah satu daerah zona merah.

Karena itu, ia tak sekadar melakukan teguran keras. Salam juga memerintahkan kepada Burhanuddin untuk membubarkan kegiatan yang mengumpulkan siswa baru itu.

“Sudah dapat teguran keras kepseknya. Saat itu juga saya perintahkan untuk segera dipulangkan siswa,” ujar Salam, Sabtu (11/7/2020).

Terkait, Kepala SMP Negeri 3 Pallangga, Burhanuddin membenarkan adanya kegiatan pengumpulan siswa baru di sekolahnya. Ia juga mengakui telah kena marah oleh Kadisdik Gowa terkait kegiatan tersebut.

Namun demikian, Burhanuddin mengaku tak mengetahui perihal adanya kegiatan pengumpulan siswa baru di sekolah yang dipimpinnya itu. 

“Saya justru baru tahu setelah ditegur pak Kadis di grup MKKS,” dalih Burhanuddin.

Burhanuddin langsung turun ke sekolahnya membubarkan siswa dan meminta mereka pulang. Ia pun menduga, ada pihak-pihak tertentu yang sengaja ingin menjatuhkan dirinya. 

 “Kemungkinan ada orang tertentu yang tidak senang, ingin menjatuhkan saya,” tutupnya. (rus/dam)

Terkait