Dor! Pelaku Curanmor Terkapar Karena Coba Kabur dari Kawalan Petugas

Inilah pelaku curanmor saat dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Makassar, akibat luka tembak yang dialaminya. (foto ist)

STARNEWS.ID, MAKASSAR  – Seorang pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) terpaksa dilumpuhkan dengan timah panas, karena mencoba kabur saat digiring polisi, Sabtu (10/4/2021). Pelaku dihadiahi tembakan di kaki kanan, karena mencoba kabur saat dilakukan pengembangan barang bukti.

Pelaku bernama Rendi ini, langsung dilarikan ke rumah sakit Bhayangkara Makassar untuk mengobati luka tembak di kakinya. Sebelumnya pelaku diamankan karena terbukti melakukan pencurian sebuah sepeda motor.

Bacaan Lainnya

Dalam keterangannya saat dibawa ke rumah sakit, Rendi mengaku baru pertama kali mencuri. Mulanya pelaku membuntuti korban sampai ke rumahnya. Ketika keadaan sepi, pelaku langsung merusak kunci kontak motor tersebut, dan membawanya kabur.

Sayangnya, aksinya terbongkar ketika motor tersebut dipinjamkan pada rekannya, dan ditemukan pihak kepolisian. Menurut Rendi, motor yang dicurinya untuk dipakai mengantar anaknya ke sekolah.

‘’Saya baru pertama mencuri pak, motor itu untuk saya pakai keperluan sehari hari,’’kata Rendi sambil meringis kesakitan di RS Bhayangkara.

Usai mendapat pengobatan, pelaku langsung digiring ke Polsekta Tamalanrea untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Kanit Reskrim Polsek Tamalanrea, AKP Haji Ramli membenarkan kalau pelaku terpaksa dilumuhkan karena mencoba kabur saat akan dilakukan pengembangkan perkara. Dimana pelaku disuruh menunjukkan barang bukti dan tempat kejadian.

Nah, disitulah pelaku mencoba mengelabui petugas dan mencoba kabur dari penangkatan. Tapi dengan sigap petugas melakukan tindakan terukur untuk melumpuhkan pelaku ini.

‘’Iya pelaku memang dilumpuhkan dengan tembakan di kaki kanan, karena mencoba kabur saat akan dilakukan pengembangan,’’tegas AKP Ramli.

Atas perbuatannya pelaku dijerat pasal 363 KUHP tentang tindak pidana pencurian, dan ancamannya hukumannya di atas lima tahun. (*/uba)

 


Pos terkait