Dua Bersaudara Bertikai Soal Tanah Warisan, Satu Tewas

Polisi melakukan olah TKP di lokasi pertikaian tanah warisan di Kecamatan Bungaya, Gowa, Minggu (6/6/2021).(Foto : Humas Polsek Bungaya)

STARNEWS.ID,BUNGAYA— Perebutan tanah warisan sesama saudara berujung korban jiwa. DR (32) tewas usai berkelahi dengan kakaknya kandungnya DM (45).

Keduanya adalah warga Dusun Talumene, Desa Bontomanai, Kecamatan Bungaya, Gowa.

Bacaan Lainnya

DR meregang nyawa di RSUD Syekh Yusuf Sungguminasa. DR dilarikan ke RSUD Syekh Yusuf karena kritis akibat luka sabetan senjata tajam. Sebelumnya DR dan DM dirawat di Puskesmas Sapaya. Namun karena pertimbangan keamanan, DR kemudian dirujuk ke RSUD Syekh Yusuf.

Hanya saja nyawa DR tak bisa tertolong. Minggu (6/6/2021) sekitar Pukul 01.30 dini hari WITA, DR dinyatakan meninggal dunia.

Pertikaian antara DM dengan adiknya DR terjadi Sabtu (5/6/2021) siang. Berawal saat DR datang bersama tiga rekannya dan tiga calon pembeli lahan untuk mengukur lahan yang menjadi sengketa.

DM yang merasa berhak dengan tanah warisan orang tuanya itu lalu melarang DR untuk melakukan pengukuran.

DR tidak terima. Ia langsung naik pitam. Kedua bersaudara itu pun adu mulut lalu berujung perkelahian.

Kapolsek Bungaya, AKP Misbahuddin saat dikonfirmasi membenarkan kejadian ini. Pihaknya mengaku telah turun melakukan olah TKP.

“Tadi sekitar pukul 10.00 WITA, saya bersama penyidik berangkat ke lokasi kejadian melakukan olah TKP. Jaraknya 3 km dengan kondisi medan yang cukup berat,” ujar Misbahuddin.

Ia juga menyebut, bahwa pertikaian dua bersaudara yang berujung tewasnya DR diduga karena masalah tanah warisan.

“Barang buktinya sudah diamankan. Termasuk senjata tajam yang digunakan berkelahi,” tandasnya. (rus)


Pos terkait