Dua pelaku pembongkaran kios di Mengkendek, Digelandang Ke Mapolres Tator

Dua tersangka pelaku pembongkaran kios di gelandang ke Mapolres Tana Toraja oleh Tim Batitong Maro Unit Resmob Sat Reskrim

STARNEWS.ID, TANA TORAJA — Tim Batitong Maro bersama Unit Intelkam dan Unit Reskrim Polsek Mengkendek berhasil meringkus Pelaku pembongkaran kios di Lempe Kel. Rantekalua’ Kec.Mengkendek, Kab. Tana Toraja, Senin (7/6/2021).

Dua orang tersangka berinisial  IAR (24) thn dan FA (23) thn merupakan warga Kel. Tampo yang di duga kuat sebagai pelaku pembongkaran kios akhirnya di gelandang ke Mapolres Tana Toraja oleh Tim Batitong Maro Unit Resmob Sat Reskrim, Senin malam sekira pukul 19:25 Wita, bersama dengan barang bukti yaitu 1 unit TV ukuran 14 inci.

Bacaan Lainnya

Berdasarkan hasil penyelidikan dan pemeriksaan awal diketahui bahwa kedua  tersangka akhirnya mengakui telah  melakukan pengerusakan dan pencurian di sebuah kios di Lempe Kel. Rantekalua’ Kec. Mengkendek.

” Dua pria terduga pelaku pengrusakan dan pencurian di sebuah kios di Kel. Rantekalua telah berhasil kita amankan,  saat ini sedang dilakukan pemeriksaan lanjut ” kata AKP. H. Syamsul Rijal, Kasat Reskrim Polres Tana Toraja.

Sebelumnya, kejadian pembongkaran kios ini dilaporkan atas nama Yondri (39) thn, selaku korban pemilik kios di Mapolsek Mengkendek pada Minggu (6/6/2021) pagi.
Adapun dari kejadian tersebut, dilaporkan korban mengalami kerugian yang ditaksir sekira empat juta tiga ratus ribu rupiah.

” Sejak di laporkan, Tim Batitong Maro bersama dengan personil Intelkam dan Reskrim Polsek Mengkendek, melakukan serangkaian kegiatan penyelidikan dan membawa kesimpulan dugaan pelaku mengarah pada inisial lel. IAR dan lel. FA ” jelas Syamsul Rijal.

Kasat reskrim menambahkan bahwa saat dilakukan penangkapan, kedua terduga tidak dapat berkutik dan mengakui jika ia telah melakukan pencurian di kios milik korban, Yondri dan ia pun akui kalau perbuatannya itu di latar belakangi oleh adanya keinginan untuk menikmati hiburan malam di salah satu THM yang ada di Kec. Mengkendek namun tidak memiliki uang.

” Dari pengakuannya, IAR dan FA katakan, karena tidak punya untuk masuk dalam cafe hiburan malam sehingga keduanya pun memutuskan untuk melakukan pencurian di kios milik korban dengan cara membongkar gembok dan grendel pintu kios ” kata Syamsul Rijal sebutkan alasan pelaku.

” Saat ini pelaku telah kami amankan dan menjalani proses hukum dengan pasal yang dikenakan yaitu 363 KUHP dengan ancaman hukum 9 tahun keatas” tutup Kasat Reskrim. Sumber : Humas Polres Tana Toraja. (*/mjb)


Pos terkait