Dua Ranperda Segera Dibahas di DPRD Gowa

Wabup Gowa, Abd Rauf Malaganni memaparkan draft ranperda di Ruang Rapat Paripurna DPRD Gowa, Jumat (3/7/2020).

STARNEWS.ID, GOWA — Sebanyak 8 Fraksi DPRD Gowa telah menyetujui dua rancangan peraturan daerah (Ranperda), Jumat (3/7/2020). Artinya, segera akan dibahas lebih lanjut pada Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Gowa.

Bacaan Lainnya

Kedua Ranperda tersebut yaitu tentang laporan pertanggungjawaban (LPj) pelaksanaan APBD tahun anggatan (TA) 2019 dan Ranperda tentang perubahan kedua atas peraturan daerah (Perda) Kabupaten Gowa Tahun 2011 tentang retribusi pemakaian kekayaan daerah.

Mewakili Fraksi Demokrat, Ardiansyah Sabir menyebutkan, Ranperda LPj APBD Kabupaten Gowa TA 2019 dapat disetujui untuk dibahas lebih lanjut sesuai mekanisme dan aturan yang ada.

“Laporan Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD TA 2019 Pemerintah Kabupaten Gowa yang telah diaudit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI tentunya telah memenuhi Standar Akuntansi Pemerintahan, memiliki Sistem Pengendalian Intern yang memadai, adanya ketaatan dan kepatuhan terhadap Peraturan Perundangan-undangan serta cukup mengungkapkan seluruh kegiatan keuangan,” ujarnya.

Ia pun menyampaikan apresiasi atas pencapaian Pemkab Gowa yang mampu mempertahankan Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) sembilan kali berturut-turut.

Ia berharap, prestasi berupa penghargaan tertinggi dari BPK itu dapat dipertahankan di tahun-tahun mendatang dan membawa masyarakat dan daerah Gowa lebih sejahtera dan berkeadilan.

Lanjutnya, selain prestasi dapat mempertahankan Predikat WTP selama sembilan tahun berturut-turut, ia juga melihat prestasi dari LPj Pelaksanaan APBD TA 2019. Yakni pencapaian SILPA yang cukup rendah, sebesar Rp92.540,509.568,07

“Dengan capaian prestasi ini kami juga berharap di tahun tahun mendatang agar tetap berupaya melaksanakan program kegiatan tepat waktu sehingga perhitungan anggaran ini dapat lebih rendah,” lanjutnya.

Fraksi Partai Demokrat juga menyampaikan apresiasi atas pencapaian PAD Kabupaten Gowa yang melebihi dari target dengan tingkat persentase sebesar Rp238.239.570.974,67.

Terkait Ranperda tentang Perubahan Kedua atas Peraturan Daerah Kabupaten Gowa Tahun 2011 Tentang Retribusi Pemakaian Kekayaan Daerah, politisi Partai Demokrat ini menganggap bahwa ini juga perlu untuk meningkatkan PAD Kabupaten Gowa.

“Pembentukan Peraturan Daerah ini juga diharapkan dapat meningkatkan pelayanan kepada masyarakat agar ketertiban dan kenyamanan khusus dalam pelayanan pemakaian kekayaan daerah, disisi lain Fraksi Partai Demokrat memandang fungsi public oriented penggunaan kekayaan daerah agar tetap dikedepankan,” harapnya.

Wakil Bupati Gowa, Abd Rauf Malaganni menyampaikan apresiasi atas tanggapan dan masukan yang disampaikan oleh delapan Fraksi DPRD Kabupaten Gowa.

“Kita menyambut baik tentang tanggapan yang disampaikan. Masukan ini akan kita bahas dan tindaklanjuti nanti untuk membangun Kabupaten Gowa. Saya berharap antara eksekutif dan legislatif tetap bahu membahu membangun Kabupaten Gowa. Karena dengan kebersamaan maka tentu Kabupaten Gowa ini bisa kan lebih baik ke depan,” tandasnya.

Adapun delapan fraksi yang menyampaikan pandangannya yaitu Fraksi Karya Perjuangan, Fraksi Partai Nasdem, Perindo, Gerindra, Fraksi Amanat Sejahtera, Pertai Kebangkitan Bangsa, Demokrat dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP). (rus/dam)

Terkait