Dukung Warga Beraktivitas di Makassar, Pemkab Gowa Siapkan Layanan Rapid Test Gratis

Bupati Gowa, Adnan Purichta Ihsan memantau pelayanan rapid test gratis di Gedung Haji Bate Sungguminasa, Senin (13/7/2020).

STARNEWS.ID, GOWA — Pemkab Gowa menyiapkan layanan sebanyak 1.700 rapid test gratis. Semuanya buat para warga kabupaten berjuluk Butta Bersejarah yang beraktivitas di Makassar.

Bacaan Lainnya

Layanan rapid test gratis itu dilakukan menyusul adanya Perwali Nomor 36 Tahun 2020 tentang Percepatan Pengendalian Coronavirus Disease 2019 (Covid-19).

“Sekitar 40 persen masyarakat kita itu aktivitasnya di Makassar, kami ingin meringankan beban masyarakat dengan menyediakan rapid test gratis ini yang tentunya melalui seleksi yang ketat atau diluar dari enam kategori yang ada dalam Perwali,” kata Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan.

Bersamaan saat melakukan peninjauan pelaksanaan rapid test gratis di Gedung Haji Bate Sungguminasa, Senin (13/7/2020) Adnan menyampaikam, rapid test dilakujan khusus bagi warga yang ber-KTP Gowa dan memiliki kebutuhan mendesak di Makassar.

Orang nomor satu di pemerintahan Gowa itu menegaskan, rapid test gratis itu tidak akan diberikan buat para warga yang sekadar hanya ingin pelesiran saja.

“Dalam Perwali itu yang yang dikecualikan seperti ASN, TNI Polri, Pegawai swasta cukup memperlihatkan id card saja sudah bisa lewat, untuk buruh, pedagang memperlihatkan rekomendasi dari camat setempat. Jadi yang kami fasilitasi ini adalah di luar dari kategori itu tapi memiliki urusan mendesak saja dan ber-KTP Gowa,” tegas Adnan.

Di tempat yang sama, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes), dr Hasanuddin mengatakan, surat keterangan bebas Covid-19 ini segera diperoleh setelah melakukan rapid test dan terbukti non reaktif serta akan berlaku selama 14 hari ke depan.

Terkait ketentuan mendapat layanan rapid gratis ini, masyarakat terlebih dahulu mendaftar di loket yang telah disediakan dengan memperlihatkan KTP dan memberitahukan kebutuhannya untuk ke Makassar. Jika dinilai mendesak maka akan diberikan dan langsung mengikuti tes.

Bahkan apabila ditemukan masyarakat yang reaktif, pihak pemkab juga menyediakan tes swab hari itu juga dan wajib melakukan isolasi mandiri sampai hasil swab keluar.

“Kalau ada yang reaktif kita langsung melakukan swab karena kami juga menyediakan itu,” jelasnya.

Warga Gowa yang mengikuti rapid, Rusli mengaku sangat terbantu dengan rapid test gratis ini. Apalagi yang diketahuinya untuk melakukan tes rapid di luar sana akan mengeluarkan biaya.

Rusli mengungkapkan alasannya mengikuti rapid test lantaran sang istri harus menjalani operasi yang akan melahirkan di rumah sakit di Makassar.

“Pastinya terbantu sekali rapid gratis ini, pelayanan juga cukup cepat dan persyaratan hanya KTP dan keperluan apa,” ungkapnya.

Ia berharap rapid test gratis ini bisa terus dilakukan untuk meringankan beban masayarakat karena biaya tes rapid diluar terbilang mahal.

Rapid test massal ini akan berlangsung selama 14 hari di Gedung Haji Bate antara pukul 08.00-14.00 WITA dengan membawa KTP Gowa, kartu identitas tempat bekerja bagi karyawan swasta.

Sedangkan buat para pedagang, diminta menyertakan surat keterangan dari lurah maupun camat bagi pedagang serta menjelaskan keperluan yang akan dilakukan ke Makassar. (rls/dam)

Pos terkait