Eks Legislator Senayan Nilai DILAN Sosok Pemimpin Peduli

Mantan anggota DPR RI, Muchtar Amma

STARNEWS.ID, MAKASSAR — Pasangan peserta Pilwalkot 2020 Makassar, Deng Ical-Fadli Ananda berkomitmen mengedepankan kepentingan rakyat dalam mencanangkan sebuah program.

Karena itulah, sehingga mantan anggota DPR RI, Muchtar Amma melontarkan apresiasinya kepada duet doktor dan dokter tersebut. Menurut dia, program yang siap diwujudkan pasangan dengan akronim DILAN itu bersifat inklusif dan pro-rakyat dan akan meringankan beban masyatakat kelak.

Bacaan Lainnya

Muchtar menyampaikan, program DILAN yang amat diapresiasinya, antara lain strategi dampak pemulihan Covid-19. Termasuk membebaskan sementara iuran PDAM dan retribusi lainnya bagi pelaku usaha yang terdampak langsung pandemi virus korona. Selain itu, DILAN juga akan membebaskan biaya sambungan baru PDAM.

“Program strategi penanganan dampak Covid-19 itu menunjukkan DILAN sosok pemimpin visioner. Sudah memperhitungkan dan mempersiapkan program di masa mendatang sesuai tantangan yang akan dihadapi. Adapun program lain, seperti gratis sambungan PDAM hingga dokter setiap RW memperlihatkan DILAN sosok pemimpin peduli,” ujar dia, Sabtu (24/10/2020).

Eks legislator Senayan dari Fraksi Hanura itu optimis, program-program DILAN dapat direalisasikan. Sebab, semuanya realistis alias tidak muluk-muluk.

Pertimbangan lain, sosok Deng Ical dan Fadli Ananda merupakan figur amanah dan dapat dipercaya. Makanya, ia tak ragu DILAN akan mampu mewujudkan program dan visi Makassar Kota Sombere’.

“Ditambah lagi ada jaminan pengalaman dari Deng Ical. Beliau sudah tuntas kalau soal pemerintahan karena pernah berkarir di eksekutif dan legislatif. Pengalaman sebagai anggota DPRD, wakil wali kota dan plt wali kota tentu akan sangat membantu dalam mewujudkan program dan menjalankan roda perekonomian,” terangnya.

Deng Ical sebelumnya menyampaikan khusus penanganan dampak korona, DILAN sudah menyiapkan sedikitnya 11 program strategis, baik itu di bidang kesehatan maupun ekonomi.

Untuk bidang kesehatan, Deng Ical menyampaikan ada lima program yang disusun pasangan representasi Muhammadiyah-Nahdlatul Ulama ini. Di antaranya yakni Dokter di Tiap RW atau Si Dora untuk mewujudkan RW Sehat, Pos Pelayanan Terpadu dan Terintegrasi (Posyanduta’) dan Mobile Kotak Korona (Mobile Koko) pada setiap Rumah Tangga sebagai P3K Plus yang berisi hand sanitizer, masker dan buku pintar protokol kesehatan.

“Juga dilakukan pelibatan seluruh stake holder dalam kampanye adaptasi Kebiasaan Baru untuk kampanye hidup sehat berdasarkan protokol kesehatan dan nilai-nilai kultural yang relevan dan membebaskan biaya tindakan medis pasien Covid-19,” jelas Deng Ical.

Selanjutnya untuk pemulihan ekonomi warga, ia menyampaikan pihaknya memiliki program memastikan hak-hak pekerja terpenuhi berdasarkan Undang-Undang Ketenagakerjaan.

Kader Muhammadiyah itu menyebut pihaknya menyiapkan dana kerja untuk usaha terdampak pandemi virus korona.

“Pemerintah Kota menyiapkan dana cash for work atau modal kerja Rp500 ribu sampai Rp50 juta. Bentuknya revolving fund,” kata Ketua PMI Kota Makassar itu.

“Strategi lain, kita akan membebaskan sementara pembayaran PDAM dan retribusi lainnya pada usaha yang terdampak langsung,” sambung Deng Ical.

Selanjutnya, ia menyampaikan program pemulihan dampak virus korona di bidang ekonomi adalah relaksasi pajak dan retribusi UMKM sebagai bagian dari perlindungan Pemkot Makassar terhadap pelaku UMKM.

Strategi lain, pemerintah daerah siap menjadi penjamin pada UMKM untuk mendapatkan keringanan pada lembaga keuangan.

“Kita juga upayakan insentifikasi keringanan retribusi pada izin mendirikan bangunan. Selanjutnya Dilan akan melakukan pengintegrasian skema dana CSR dengan agenda pembangunan daerah yang terkait dengan penanganan dampak Covid-19,” tandasnya. (*/dam)


Pos terkait