Gagal Juara Tiga, PSM Sesalkan Gol Penalti PSS Sleman

Penyerang PSM Makassar, Yakob Sayuri menggiring bola sambil dibayangi oleh pemain PSS Sleman dalam laga perebutan juara ketiga Piala Menpora 2021 di Stadion Manahan, Solo, Sabtu (24/4/2021) malam. PSM takluk 1-2.(Foto : Mursalim)

STARNEWS.ID,SOLO— PSM Makassar harus mengakhiri perjuangan di turnamen Piala Menpora 2021 di peringkat keempat. Menghadapi PSS Sleman Dalam laga perebutan juara tiga di Stadion Manahan Solo, Sabtu (24/4/2021) malam, Tim Juku Eja takluk 1-2.

PSS Sleman mengawali keunggulan lewat titik putih pada menit 33. Hadiah penalti untuk Elang Jawa diberikan wasit Thoriq Alkatiri menyusul pelanggaran bek PSM, Hasim Kipuw terhadap Ikhram Mila di daerah terlarang.

Bacaan Lainnya

Irfan Jaya yang ditunjuk sebagai eksekutor berhasil menjalankan tugasnya dengan sempurna. Sepakan penalti eks pemain PSM Junior itu berhasil mengecoh kiper Pasukan Ramang, Hilman Syah. PSS Sleman leading 1-0.

Namun keunggulan PSS Sleman ini harus dibayar mahal pada menit ke-38. Pasalnya pemain PSS Sleman, Fandry Imbiri harus diusir keluar lapangan setelah melanggar keras striker PSM, Yance Sayuri. Tanpa ampun, Fandry diganjar kartu merah oleh wasit Thoriq Alkatiri. PSS Sleman pun harus bermain dengan 10 pemain saja.

Sayangnya keunggulan pemain tak mampu dimaksimalkan oleh PSM. Hingga laga babak pertama usai, PSM gagal mengejar ketertinggalan.

Di babak kedua, PSM mengubah strategi. Sejumlah pemain pelapis yang dipasang sebagai starting eleven ditarik keluar oleh pelatih PSM Makassar, Syamsuddin Batola.

Rotasi ini berbuah hasil. Pada menit ke-57, PSM Makassar mampu menyamakan kedudukan lewat Sutanto Tan. Gelandang PSM bernomor punggung 8 itu mencetak gol indah lewat tendangan bebas. Skor 1-1.

Skor imbang ini hanya bertahan sebentar. Berselang tujuh menit kemudian, PSS kembali memimpin 2-1. Gol kedua PSS sekaligus penentu kemenangan dicetak oleh Ikhram Mila pada menit ke-64 yang bertahan hingga peluit babak kedua tanda pertandingan selesai dibunyikan wasit.

“Baik PSM dan PSS menunjukkan permainan menarik. Kita sama-sama menyerang. Namun wasit memutuskan penalti kontroversial,” ucap Pelatih PSM Makassar, Syamsuddin Batola dalam konferensi pers usai laga.

Menurut Syamsuddin, keputusan penalt yang diberikan wasit Alqatiri kepada PSS Sleman, membuat mental pemainnya runtuh. “Akhirnya pemain kami drop,” ungkapnya.

Menghadapi PSS Sleman, Syamsuddin Batola menurunkan tiga pemain pelapis dalam daftar starting eleven.

Mereka antara lain Ahmad Hari, M Fahri, dan Yance Sayuri. Ketiganya diplot mengisi posisi Zulkifli Syukur, Abd Rahman dan Patrich Wanggai yang dicadangkan.

Batola mengatakan, memberi kesempatan bertanding bagi pemain muda melawan PSS Sleman. Hanya saja, performa pemain debutan ini belum maksimal.

“Saya beri kesempatan debut bagi pemain muda PSM. Ternyata masih grogi,” tukasnya.

Bek PSM Makassar Hasim Kipuw memberi selamat kepada PSS Sleman yang merebut juara tiga Piala Menpora 2021.

Terkait soal penampilan PSM, kata Hasim, dia dan rekan-rekannya telah memberikan yang terbaik. Apa yang diinstruksikan pelatih sudah diikuti.

“Tapi yah itu tadi. Soal penalti. Saya serahkan kepada penonton menilainya. Semoga kedepan kualitas wasit ini bisa diperhatikan oleh pihak Asosiasi. Saya berikan selamat kepada PSS Sleman,” tandas Hasim Kipuw. (rus)


Pos terkait