Gegara Tilang Anak Danramil, TNI- Polri Nyaris Bentrok

Ilustrasi razia yang digelar kepolisian. (foto dok int)

STARNEWS.ID, MAJENE – Hampir saja terjadi gesekan antara oknum TNI dan Polri di Kabupaten Majene. Cerita begini, Hari Jumat (7/2/2020) pukul 08.00 Wita, Personil Satuan Lantas dipimpin KBO Sat. Lantas IPDA Naufal Arya melaksanakan patroli hunting system  di wilayah pusat pertokoan Majene bersama 3 personil yaitu Briptu Tasmin, Bripka Ishak, Bripda Agus Salim, kemudian sekitar pukul 09.00 Wita.

KBO Sat. Lantas bersama 3 anggota mendapati 7 orang pelanggar lalulintas yang melawan arah dan melaksanakan Penindakan berupa tilang dan salah satu dari pelanggar tersebut adalah anak dari Danramil Pamboang bernama Bayu Nugroho kemudian yang disita adalah 5 STNK  termasuk anak Danramil Pamboang dan 2 Unit BB Sepeda Motor.

Setelah itu, Bayu Nugroho menelpon org tuanya Danramil Pamboang Kapten Inf. Purwantoro dan memberikan telpon tersebut ke IPDA Naufal di dalam percakapan telpon dengan Danramil IPDA Naufal Arya mengatakan “kami sudah tilang komandan nanti kita selesaikan di kantor supaya tidak kelihatan tebang pilih kepada masyarakat”.

Pada saat perjalanan pulang setelah melaksanakan  penindakan pelanggaran lalulintas  tepatnya di lampu merah Pusat Pertokoan Kabupaten Majene, IPDA Naufal dan Danramil Pamboang berpapasan dan menyuruh IPDA Naufal menepi kepinggir jalan didepan counter HP Yogi Celluler kemudian IPDA Naufal, Bripda Agus Salim dan Danramil  menepi dan IPDA Naufal menjelaskan kepada Danramil tentang kejadian sebenarnya kemudian Danramil mengerti.

Setelah itu Danramil menelpon anaknya mengatakan “kamu bikin malu saya” saat IPDA Naufal berbicara dengan Danramil, tiba-tiba datang 2 Orang oknum anggota TNI menggunakan sepeda motor dan beberapa menggunakan mobil Xenia Warna Hitam langsung mendekati IPDA Naufal dan marah-marah serta salah satu oknum TNI  mencabut senjata api  milik IPDA Naufal.

Kemudian menodongkan ke arah IPDA Naufal selanjutnya Danramil memisahkan dan melerai dan mengamankan senjata api milik IPDA Naufal dan menyerahkan kepada IPDA Naufal.

Kemudian pada saat bersamaan IPDA Naufal dan Danramil memberikan pemahaman atau penjelasan kepada beberapa oknum TNI tentang kejadian  yang sebenarnya.

Selanjutnya setalah dipahami oleh oknum TNI tersebut dan IPDA Naufal bersama beberapa anggota sat lantas saling berjabat tangan dan saling memaafkan dan bersepakat persoalan tersebut telah selesai. (star1)

Pos terkait