Infrastruktur Jalan Provinsi di Gowa Hancur Lebur

Sejumlah kendaraan berupaya melewati lubang yang cukup besar di permukaan ruas jalan Poros Pattallasang-Bilayya, Desa Pallantikang, Kecamatan Pattallassang, Gowa, Selasa (18/5/2021).(Foto : Rusli Haisarni)

STARNEWS.ID,GOWA— Infrastruktur jalan di Kabupaten Gowa makin tak nyaman dilintasi. Terutama jalur yang masuk kewenangan pemprov Sulsel.

Kondisinya kian hari bertambah parah. Hancur lebur. Titik terparah masih berkutat di ruas jalan HM Yasin Limpo hingga Poros Bu’rung-Bu’rung, Kecamatan Pattallassang.

Bacaan Lainnya

Begitupun ruas jalan Poros Bilayya, Desa Pallantikang yang merupakan batas antara Kecamatan Pattallassang dan Kecamatan Parangloe.

Di sepanjang jalur ini, permukaan jalan banyak berlubang. Diameter lubangnya pun semakin hari semakin besar. Sudah mirip kubangan kerbau.

“Kerusakan jalan provinsi ini bak ranjau darat. Sangat berbahaya bagi keselamatan pengguna jalan,” ucap salah seorang pengendara, Ainun, Selasa (18/5/2021).

Abdul Kadir, pengendara lainnya mengaku sudah seringkali mengalami kecelakaan di Poros Bilayya. Tidak sampai disitu saja. Onderdil motornya juga ikut rusak.

“Entah kapan jalur ini dibenahi,” keluhnya.

Jalan HM Yasin Limpo hingga Poros Bilayya sendiri merupakan salah satu jalur strategis. Tingkat kepadatan lalu-lintas di jalur ini setiap hari cukup tinggi.

Adapun kerusakan jalan yang terjadi selain faktor cuaca, juga dipicu oleh kendaraan truk tambang yang kerap melintas dengan muatan melebihi tonase.

Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) UPT Pemeliharaan Jalan Wilayah IV Dinas PUTR Sulsel, Iskandar mengaku tak bisa berbuat apa-apa melihat tingkat kerusakan jalan yang sangat parah.

Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) parsial penanganan jalan di ruas ini juga sampai saat ini belum ada.

“Bagaimana belum cetak DPA parsial. Jadi kita serba khawatir untuk bekerja dinda,” ujar Iskandar.

Sebelum lebaran Idulfitri 1442 Hijriah lalu, pihaknya sempat melakukan penambalan di ruas Sungguminasa-Malino. Tepatnya di dekat jalan masuk Pasar Minasa Maupa.

Hanya saja, tidak maksimal karena faktor cuaca. Hujan turun mengguyur tidak lama setelah dilakukan penambalan.

“Mudah-mudahan kondisi secepatnya membaik. Nah bisami cepat digenjot kegiatan. Terutama kegiatan preservasi di ruas Jalan HM Yasin Limpo hingga Poros Pattalassang-Bilayya,” tandas Iskandar. (rus)


Pos terkait