Jadi Plt Ketua di Barru, Andi Ina Siap Hadirkan Golkar Baru

Andi Ina menerika SK sebagai Plt Ketua DPD II Golkar Barru dari Taufan Pawe. (foto ist)

STARNEWS.ID,MAKASSAR – Ketua DPD I Golkar Sulsel, Taufan Pawe telah menunjuk lima Plt Ketua DPD II Golkar. Diantaranya Andi Ina Kartika Sari Plt Ketua DPD II Golkar Barru, Rahman Pina Plt Ketua DPD II Golkar Maros, Iskandar Zulkarnain Latif Plt Ketua DPD II Sinjai, Meyrza Plt Ketua Bantaeng, dan Ambas Syam Plt Golkar Gowa.

Andi Ina Kartika Sari mengapresiasi kepercayaan yang diberikan Taufan Pawe kepada dirinya. Bendahara Golkar Sulsel ini berjanji menjalankan tanggung jawabnya sebagai Plt Ketua Golkar Barru sesuai harapan Ketua Golkar Sulsel.

Bacaan Lainnya

“Kedepan ini kita akan menghadirkan Golkar Baru. Inilah yang akan kemudian bagaimana saya selaku Plt bisa melaksanakan pelaksanaan musda untuk kemudian terpilihnya ketua Golkar Barru yang bisa majukan partai khusunya menjadikan Golkar semakin dekat dengan masyarakat sesuai keinginan pak ketua,” kata Andi Ina kepada awak media, Kamis (17/12/2020).

Ketua DPRD Sulsel ini menambahkan, penyelenggaraan musda DPD II Golkar Barru ditargetkan pada Februari 2021 mendatang. Saat ditanya kesiapannya turut maju bertarung, Andi Ina mengatakan hal itu bisa saja terjadi.

“Terkait hal itu ada juknis yang mengatur. Saya rasa hal itu terbuka tentunya. Namun kita tetap meminta pentunjuk Pak Ketua pastinya,” jelasnya.

Sementara Plt Ketua DPD II Golkar Bantaeng, Meyrza Farid Arman mengaku bangga atas amanah dan kepercayaan yang ia dapatkan dari Taufan Pawe. Bagaimana tidak, semenjak dirinya mendapatkan Kartu Tanda Anggota (KTA) Partai Golkar pada Maret 2020, dirinya telah dipercaya mendapat posisi startegis dari Taufan Pawe, yakni Wakil Ketua Bidang Pengabdian Masyarakat Golkar Sulsel dan Plt Golkar Bantaeng.

“Ini awal dari kepemimpinan Taufan Pawe untuk mewujudkan Golkar baru. Saya akan menjaga amanah itu khususnya dalam mencari pemimpin Golkar yang bisa diterima dan dekat dengan masyarakat Bantaeng,” kata Meyrza.

Meyrza menegaskan, gerakan politiknya di Golkar tidak berkaitan dengan mertuanya yang tak lain Gubenur Sulsel Nurdin Abdullah. Pengurus ormas Partai Golkar Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI) Sulsel ini terjun ke politik atas keinginan pribadi.

“Karir politik saya di Golkar atas panggilan jiwa dalam mengabdikan diri ke masyarakat. Golkar di Sulsel pernah bejaya. Dengan hadirnya Golkar Baru di bawah naungan Pak Taufan Pawe, Insyallah kita kembalikan kejayaan itu,” pungkasnya. (*/uba)


Pos terkait