Janji Dinikahi, Seorang Pelajar Digarap Buruh Bangunan

Pelaku sedang diintrogasi penyidik Polres Gowa setelah diringkus di rumahnya, Rabu (17/2/2021) (foto humaspolresgowa)

STARNEWS.ID, GOWA – Seorang buruh bangunan berinisial SPM (26), berhasil diringkus unit PPA dan Tim Anti Bandit Polres Gowa pasca melakukan persetubuhan dengan anak di bawah umur

Aksi tersebut dilakukan tersangka SPM (26) pada tanggal 9 Desember 2020 pukul 13.00 WITA terhadap korbannya berinisial NUZ (15) yang merupakan seorang pelajar.

Bacaan Lainnya

Kronologis kejadian berawal pelaku bertamu ke rumah korban di BTN Citra Borongloe Kelurahan  Romanglompoa Kecamatan Bontomarannu Kabupaten Gowa. Saat itu, pelaku merayu korban dan menjanjikan akan menikahi korban jika ingin berhubungan badan.

Setelah berhasil merayu kemudian pelaku membawa korban kedalam kamar lalu melakukan aksi bejatnya, ungkap KBO Reskrim IPTU Mas Jaya. saat menggelar jumpa Pers pada Rabu, (17/2/2021).

Aksi tersebut terungkap setelah seorang saksi mendatangi rumah korban untuk mengembalikan mangkok yang dipinjamnya, dimana saat itu saksi melihat pelaku keluar dari kamar

Setelah kejadian pihak keluarga melaporkan pada Selasa 2 Feb 2021 Pukul 01.00 WITA ke Unit PPA dan Tim Anti Bandit dan memberitahukan kalau pelaku berada rumahnya.

Personil kemudian melakukan penggerebekan di rumah tersangka dan berhasil meringkus saat tersangka  bersembunyi di bawah ranjang. Dari penangkapan tersebut berhasil disita beberapa barang bukti diantaranya dua lembar BH korban, dua lembar CD korban, satu lembar celana pendek korban dan dua Lembar daster milik korban.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya penyidik PPA Polres Gowa menjerat tersangka dengan Pasal 81Jo Pasal 76 D UU No.17 tahun 2016 tentang penetapan perpu No. 01 tahun 2016 tentang perubahan kedua atas UU No 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak. Pelaku diancam hukuman minimal 5 tahun dan maksimal 15 tahun penjara. (*/uba)


Pos terkait