Jenazah Diduga Covid di Macanda Bertambah, Pesan Polres Gowa : Jangan Mudik

Mobil ambulance pengangkut jenazah diduga Covid-19 berada di depan jalan masuk pekuburan Macanda, Kelurahan Romangpolong, Kecamatan Somba Opu, Gowa, Kamis (6/5/2021). Jumlah jenazah Covid-19 yang dimakamkan di Macanda sudah mencapai 1003 jenazah. (Foto : Humas Polres Gowa)

STARNEWS.ID,GOWA—- Jumlah jenazah Covid-19 kembali bertambah jelang Lebaran Idul Fitri 1422 Hijriah.

Kamis (6/5/2021), satu jenazah diduga Covid-19 dimakamkan di pekuburan khusus Macanda, Jalan Teratai Indah, Kelurahan Romangpolong, Kecamatan Somba Opu, Gowa.

Bacaan Lainnya

“Itu berarti jumlah jenazah Covid-19 yang dimakamkan di Pekuburan Macanda saat ini sebanyak 1003. Meliputi laki-laki 603 orang. Perempuan 400 orang,” sebut Kasubag Humas Polres Gowa, AKP M Tambunan, Jumat (7/5/2021).

Dengan bertambahnya jumlah jenazah diduga Covid-19 tersebut, maka Polres Gowa kembali mengimbau kepada warga untuk tetap waspada terhadap virus asal Kota Wuhan, Tiongkok ini.

Anjuran agar tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan hingga larangan mudik diharapkan dipatuhi demi menghindari penularan Covid-19.

Satu hal yang diharapkan kepada seluruh masyarakat, kata Tambunan, agar tidak nekat melakukan mudik.

“Jangan karena rindu ingin bertemu keluarga menjelang Idul Fitri ini kemudian kita paksakan melakukan mudik, tetapi kita tak sadar membawa virus Corona kepada orang di sekitar kita. Akibatnya bukan sukacita yang didapatkan namun rasa penyesalan yang kita temukan,” imbuh Tambunan.

“Ayo jaga diri dan lindungi semua sanak keluarga maupun orang di sekitar kita agar tidak terjangkit virus yang mematikan ini. Pesan saya jangan mudik,” tambahnya. (rus)


Pos terkait