Kakanwil Kemenkumham Sulsel Apresiasi Inovasi Lapas Parepare

Kakanwil Kemenkumham Sulsel,Harun Sulianto saat memberikan sambutan di Lapas Parepare dalam kunjungan kerja, Sabtu (13/3/2021). (Foto ist)

STARNEWS.ID, PAREPARE – Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Sulawesi Selatan Harun Sulianto mengapresiasi inovasi layanan Lapas Kelas IIA Parepare saat melakukan kunjungan kerja ke Lapas tersebut, Sabtu (13/3/2021).

Harun dalam sambutan nya mengatakan Inovasi layanan publik tentunya merupakan peningkatan pelayanan yang hendaknya selaras dengan semangat cegah Covid-19 yakni berbasis online.

Harun juga meminta pihak Lapas untuk menjaga Kamtib dengan cegah Pungli, Cegah HP Ilegal dan peredaran gelap narkotika melalui  koordinasi dengan pihak kepolisian dan BNNP Sulsel.

Sementara itu, Kepala Lapas kelas IIA Parepare, Indra Mokoagow mengatakan  sejumlah inovasi yang telah diterapkan yakni  Sejati (Sehat Jasmani dan Hati), yakni deteksi dini, pencegahan, pengobatan dan rujukan penyakit wargabinaan. Kemudian ada Simpek yakni Setiap Minggu Periksa Kerapihan guna mewujudkan kedisiplinan.

Lalu, ada La macca (Layanan Membaca keliling) ,perpustakaan keliling blok hunian dengan membawa buku untuk dibaca oleh narapidana. Selain itu, ada juga TV Lapare yaitu Program pemberian informasi Berupa Vidio layanan yang ada di lapas parepare melalui media youtube.

Ada juga Juminah (Jumat Bersih dan indah) yaitu Program gotong royong membersihkan halaman sekitar lapas oleh seluruh pegawai untuk menciptakan lingkungan yang nyaman bagi pegawai dan masyarakat. “Kunjungan Online juga ada di Lapas Parepare yaitu Layanan video call melalui WhatsApp sebagai pengganti kunjungan,” Ujar Indra.

Selain itu, ada juga Inovasi Sipakatau (System pelaporan keadaan keamanan terpadu) yaitu Sistem pelaporan serah terima regu jaga, kondisi keamanan Lapas, dan semua hal terkait keamanan lapas secara online melalui aplikasi WA grup. Untuk mendukung layanan pengunjung diadakan juga inovasi Self Service pengunjung dan WBP Pengunjung yang dapat mengetahui informasi terkait tanggal bebas , tahapan pembinaan dan lama masa pidana dengan sistem finger print.

“Kami juga menciptakan Inovasi Dua Warna (dhuha wargabinaan) yang merupakan Shalat dhuha bagi seluruh wargabinaan, Warna Pijar (Warga Binaan Pintar Belajar) Pendidikan kesetaraan Paket B dan C kepada Wargabinaan, tutur Indra. (Fad)


Pos terkait