Kasus Kekerasan Oknum Anggota Satpol PP, Polres Gowa Periksa Tujuh Saksi

Kapolres Gowa, AKBP Tri Goffaruddin P didampingi Kasat Reskrim Polres Gowa, AKP Jufri Natsir dan Kasubag Humas Polres Gowa, AKP M Tambunan menggelar konferensi pers terkait kasus tindak kekerasan yang dilakukan oknum anggota Satpol PP Kabupaten Gowa kepada pemilik warkop, Ivan dan istrinya di Mapolres Gowa, Kamis (15/7/2021).(Foto : Rusli Haisarni)

STARNEWS.ID,GOWA — Polres Gowa sudah melakukan penyelidikan kasus penganiayaan yang dilakukan oknum anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol) PP Kabupaten Gowa terhadap pasangan suami isteri pemilik warkop di Panciro, Kecamatan Bajeng.

Kapolres Gowa, AKBP Tri Goffaruddin P mengatakan pelaku berinisial MR yang diduga melakukan penganiayaan kini menjalani pemeriksaan insentif.

Bacaan Lainnya

“Terduga berinisial MR (57) yang merupakan anggota satpol PP Gowa sementara kita periksa,” ujar Tri didampingi Kasat Reskrim Polres Gowa, AKP Jufri Natsir dan Kasubag Humas Polres Gowa, AKP M Tambunan kepada wartawan dalam konferensi pers di Mapolres Gowa, Kamis (15/7/2021).

Selain MR, lanjut Tri, sejumlah saksi saksi yang ada saat kejadian juga ikut diperiksa.

Kapolres Gowa, AKBP Tri Goffaruddin mengatakan, untuk sementara ada tujuh orang yang telah diambil keterangannya. Sudah termasuk saksi terlapor.

“Saksi-saksi yang kita periksa itu 2 orang dari anggota Polri, 2 dari Satpol PP, 2 orang korban, dan 1 orang dari masyarakat,” jelas AKBP Tri.

Suami artis penyanyi dangdut Uut Permatasari itu menerangkan, kasus tindak kekerasan ini ditindaklanjuti setelah pihak korban melapor resmi ke Polres Gowa.

Dari proses pemeriksaan ini, selanjutnya polisi akan melakukan gelar perkara.

“Jadi terlapor masih terduga pelaku. Mengenai statusnya, nanti dilihat setelah gelar perkara,” terang Kapolres.

Jika hasil dari proses kepolisian terbukti melakukan tindak penganiayaan, maka terduga pelaku akan dijerat pasal 351 KUHP dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara.

Tri menambahkan, untuk kelancaran penyelidikan diamankan rekaman CCTV, dua lembar bukti visum dan satu buat tempat duduk.

Dirinya pun mengimbau kepada masyarakat agar mempercayakan kasus ini kepada pihak kepolisian.

“Kita akan bekerja secara profesional. Kami harap masyarakat bisa tetap tenang,” imbau Kapolres.

Dugaan tindak kekerasan yang dilakukan oleh oknum anggota Satpol PP Gowa, MR ini terjadi saat tim PPKM Mikro Kabupaten Gowa melakukan patroli, Rabu (14/7/2021) malam.

Korban kekerasaan adalah pemilik warkop bernama Nur Halim alias Ivan dan isterinya, Amriana. Kejadian ini menjadi viral di media sosial. (rus)


Pos terkait