Keberadaan ‘Pertamini’ Bukan Tanggungjawab Pertamina

  • Whatsapp
Keberadaan 'Pertamini' yang menjamur dinilai illegal di sejumlah daerah. (foto : antaranews)

STARNEWS.ID,MAKASSAR – Menjamurnya stasiun pengisian Bahan Bakar Minyak (BBM) di Sulawesi Selatan (Sulsel) yang tidak resmi disebut ‘pertamini’ membuat Pertamina MOR VII cukup resah. Pasalnya usaha tersebut merupakan usaha kecil-kecilan warga yang biasanya berjualan di pinggir jalan.

Unit Manager Communication & CSR Pertamina Marketing Operation Region (MOR) VII, M Roby Hervindo membenarkan kalau keberadaan ketidaklegalan dari usaha ‘pertamini’tersebut. ”Itu memang usaha ilegal, dan tidak dibenarkan dari segi aturannya. Kami tidak pernah merestui adanya usaha serupa dengan SPBU tersebut,”ungkapnya beberapa waktu lalu.

Hanya saja, pihak Pertamina mengaku belum bertindak terhadap ‘pertamini’ tersebut, karena khawatir dari dampak di masyarakat. Diketahui bahwa tidak dibenarkan berjualan yang menyerupai SPBU tersebut, apalagi peralatannya untuk membuat usaha tersebut, sangat sederhana. Sehingga takaran BBM-nya dikhawatirkan tidak cukup atau kelemahan lainnya.

Jadi Roby menegaskan kalau tidak ada hubungan antara ‘pertamini’ dengan pihaknya, walaupun namanya dimirip-miripi dengan Pertamina. Untuk itulah, diharapkan masyarakat tidak mengait-ngaitkan Pertamina dengan keberadaan usaha tersebut.

”Kami mau sampaikan kalau kami tidak kaitannya dengan keberadaan ‘pertamini’ jadi kalau terjadi masalah, bukan tanggungjawab dari pihaknya,”ungkap Roby yang akan mengakhiri tugasnya di Pertamina Makassar bulan Pebruari 2019 ini. (star1)

Pos terkait