Keluarga Nyaris Rebut Jenazah Covid-19 di Rumah Sakit Dadi, Makassar

Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol.Ibrahim Tompo. (foto ist)

STARNEWS. ID, MAKASSAR – Aparat Gabungan Polda Sulsel mengawal ketat jenazah warga meninggal dunia, karena positif Covid-19 di RSKD Dadi, Jalan Lanto Dg Pasewang,Rabu (10/6/2020).

Penyebabnya ratusan keluarga pasien yang meninggal mendatangi RS Dadi dan ingin mengambil paksa jenasah almarhum Hj Norma. Warga Barukan Utara Makassar ini, dirawat sejak 31 Mei 2020 dengan dignosa positif covid-19 dan tumor otak.

Bacaan Lainnya

Saat dikonfirmasi, Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol. Ibrahim Tompo membenarkan kejadian tersebut.

Menurutnya situasi ,ah terkendali saat itu dengan kehadiran personil Sat Brimob 40 orang, ditambah personil gabungan dari Polsek Mamajang, Polrestabes Makassar, Polairud Polda Sulsel, TNI dan Sat Pol PP, dipimpin Kapolsek Mamajang Kompol Daryanto.

Saat kejadian itu, polisi mengamankan tiga orang yang diduga melakukan provokasi terhadap warga yakni BH (35), NW (32), dan KM (30).

Ibrahim melanjutkan setelah melalui proses pemulasaran jenazah sesuai standar WHO, tim gugus tugas membawa j ke pekuburan Macanda, Samata, Gowa untuk dimakamkan.

“Kita tidak akan membiarkan tindakan dan aksi penjemputan paksa terhadap jenazah yang terpapar covid 19 ini terjadi lagi, makanya kita siapkan personil pengamanan yang berlapis, juga berkoordinasi dengan TNI dan tim gugus, jika ada oknum yang nekat melakukanya, akan kita tindak tegas. Karena
selain berbahaya buat masyarakat luas juga diperlukan sebagai edukasi buat masyarakat agar kita bisa melindungi kepentingan masyarakat yang lebih luas,” tegas Kabid Humas saat ditemui, Kamis (11/6/2020). (uba)

Terkait