Ketua DPR Pastikan Stabilitas Jelang Pilres Tetap Terjaga

  • Whatsapp
Ketua DPR, Bambang Soesatyo yakin stabiltitas akan aman sampai Pilpres 2019 (foto : cnnIndonesia)

STARNEWS.ID, JAKARTA – Ketua DPR Bambang Soesatyo memastikan stabilitas politik dan keamanan akan selalu terjaga, baik sebelum maupun sesudah pelaksanaan pemungutan serta perhitungan suara untuk pemilihan presiden (Pilpres) dan pemilihan anggota legislatif (Pileg) 2019 pada 17 April mendatang.

Tidak akan ada perang total, perang badar atau perang apa pun, apalagi situasi chaos, karena mayoritas elemen warga bangsa tidak ingin negara terperangkap dalam suasana tidak kondusif hanya karena pemilihan umum (Pemilu).

Dilansir vivo.co,id, Ketua DPR justru mendorong generasi milenial untuk terus mengekspresikan kegembiraan menyongsong pelaksanaan Pilpres dan Pileg 2019. Mereka diminta untuk menyuarakan aspirasi atau dukungan kepada kedua pasangan Capres-Cawapres dengan cara yang menyenangkan dan memikat, sehingga suasana pesta demokrasi bisa dirasakan oleh semua orang.

Bamsoet, sapaan akrab Ketua DPR, mengapresiasi inisiatif berbagai elemen masyarakat yang telah menyuarakan aspirasi atau dukungan dengan kegiatan penuh ceria dan tertib. Ekspresi kegembiraan pesta demokrasi itu hendaknya dilanjutkan sampai persiapan Pemilu memasuki masa tenang.

Di tengah kegembiraan itu, Bamsoet juga mengimbau serta mengingatkan semua elemen masyarakat agar tidak menghiraukan pernyataan maupun manuver kelompok-kelompok tertentu yang ingin membangun persepsi kegentingan atau ketegangan menjelang Pilpres-Pileg 2019.

Bamsoet prihatin karena upaya menciptakan ketegangan jelang Pemilu terus dilakukan pihak-pihak tertentu, termasuk gerakan pembusukan terhadap KPU. Hal ini dilakukan dengan membangun kecurigaan terhadap independensi KPU. Menurutnya, motif dari manuver-manuver seperti ini sudah bisa dibaca arahnya.

Bagi kelompok masyarakat yang awam politik, penggunaan kata perang (perang total atau pun perang badar) yang dikaitkan dengan Pilpres tentu saja bisa menimbulkan rasa takut. Takut akan terjadinya bentrok antar-kelompok masyarakat atau takut akan terjadinya chaos.

Namun, bersama TNI dan Polri, pemerintah serta DPR memastikan bahwa stabilitas politik dan keamanan akan selalu terjaga, baik sebelum maupun sesudah pelaksanaan pemungutan serta perhitungan suara Pilpres dan Pileg. Indonesia sangat kondusif, sehingga masyarakat tidak perlu menanggapi pernyataan atau asumsi tentang ketegangan situasi menuju pelaksanaan Pemilu 2019. (star1/int)

Pos terkait