KPU Selayar Gelar Bimtek Verifikasi Faktual Dukungan Bapaslon Perseorangan

Suasana Bimbingan Teknis Verifikasi Faktual yang digelar KPU Selayar. (foto rizal/starnews.id)

STARNEWS.ID, SELAYAR – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kepulauan Selayar menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) verifikasi faktual dukungan Bakal Pasangan Calon (Bapaslon) Perseorangan, Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Selayar, berlangsung di Gedung PKK, Jl Muh. Karaeng Bonto, Kecamatan Benteng, Kepulauan Selayar, Sabtu (20/6/2020).

Pada kegiatan Bimtek tersebut, dibuka secara resmi Ketua KPU, Nandar Jamaluddin dan dihadiri oleh Komisioner KPU dan PPK dari 11 Kecamatan se Jabupaten Kepulauan Selayar.

Bacaan Lainnya

Pelaksanaan Bimtek ini, tetap mengedepankan protokol Kesehatan sebagai mana anjuran pemerintah.

Ketua KPU Selayar, Nandar Djamaluddin, mengatakan, jangan lengah dalam ketertiban tugas tugas disetiap tahapan.

“Tahapan Pilkada akan dilanjutkan dengan syarat standar pemenuhan protokol kesehatan Covid – 19, ini kita sudah sepakat antara pemerintah, DPR dan KPU RI”, kata Ketua KPU Kepulauan Selayar, Nandar Jamaluddin.

“Kami secara kelembagaan meminta agar menjalankan proses dengan baik dan tertib. Kajian secara teknis tentang verifikasi faktual akan dimaksimalkan”, katanya lagi.

Ketua KPU, Nandar Jamaluddin juga katakan bahwa, kalau mereka profesiolan dan kerja tertib dia juga akan menelaah regulasi yang dikeluarkan oleh KPU RI, sehingga memang tdak ada alasan untuk kita Alfa dalam hal telaah ayat perayat pasal perpasal.

Perubahan perubahan ada nanti keadaan atau situasi yang tidak dituangkan atau tidak dibahasakan diregulasi akan terjadi maka itu harus lengkap di telaah.

Saya kira provinsi dan KPU terbuka untuk kita komunikasi ketika ada hal hal yang mentok.

Sementara Ketua Panitia Zainal dalam laporannya mengatakan bahwa kegiatan ini diikuti masing masing 2 orang 1 Kecamatan, dari PPK dan 11 Kecamatan se Kabupaten Kepulauan Selayar.

Kegiatan Bimtek ini akan berlangsung sehari dengan penyampaian materi masing masing dari Komisioner KPU, Andi Dewantara dan Mansur Sihaji. (riz/uba).

Terkait