Kuliah Daring dengan Google Classroom

Andi Riola Pasenrigading. (foto ist)

STARNEWS.ID, MAKASSAR – Tidak terasa sudah sekitar tiga minggu, praktik kuliah daring dilaksanakan di semua perguruan tinggi di Indonesia. Kuliah daring ini dilakukan untuk menghindari penyebaran Covid-19 yang telah menjadi ancaman global dan telah merenggut ribuan nyawa di berbagai negara, termasuk Indonesia.

Kekhawatiran pemerintah terhadap penyebaran Covid-19, melahirkan kebijakan dan edaran Pemerintah untuk tinggal di rumah (Stay at Home) dan melakukan pekerjaan dari rumah, Work from Home, serta melakukan karantina parsial, bahkan beberapa daerah atau wilayah melakukan penutupan sementara sampai situasi kembali normal.

Bacaan Lainnya

Bagi pekerja atau pegawai diminta untuk bekerja dari rumah, sementara mahasiswa tetap mengikuti kegiatan perkuliahan secara daring (online). Dosen di perguruan tinggi telah memanfaatkan berbagai sarana kuliah daring, baik yang disiapkan oleh PT yang bersangkutan maupun melalui aplikasi online secara gratis.

Salah satu sarana yang dimanfaatkan oleh sejumlah dosen adalah Google Classroom. Di Universitas Negeri Makassar, dosen yang memanfaatkan proses perkuliahan secara daring menggunakan Google Classroom pada mata kuliah Pengantar Psikologi Pendidikan adalah Dr Ahmad Razak S Psi M.Si dan Nur Akmal S Psi M A, keduanya adalah dosen dari Fakultas Psikologi UNM.

Salah satu mahasiswa Fakultas Psikologi Universitas Negeri Makassar (UNM) yang mengikuti kuliah dan hari ini mengikuti mid-test secara online dengan menggunakan Google Classroom adalah Andi Riola Pasenrigading.

Andi Riola Pasenrigading yang tercatat mahasiswa Psikologi UNM angkatan 2019 dan juga sebagai Ketua Tingkat Kelas B mengatakan bahwa kuliah daring lebih sulit daripada kuliah tatap muka. Karena tugasnya lebih banyak dan mid-test-nya dilakukan dalam waktu yang singkat sehingga kadang-kadang mahasiswa terlambat untuk mengumpulkan tugas dan mid-test-nya.

Andi Riola Pasenrigading. (foto ist)

Menurut Andi Riola Pasenrigading, kuliah daring sangat bermanfaat untuk membuat mahasiswa kreatif dan mengelolah waktu (manajemen waktu) dengan baik. Semua mahasiswa juga aktif menyampaikan komentar, saran, dan pertanyaan dalam kuliah yang dilakukan secara daring, intinya interaksi antara mahasiswa dengan dosen serta mahasiswa dengan mahasiswa berjalan dengan baik. (rilis/star1)

Terkait