Lagi, Pemkab Gowa Bantu Pondok Tahfidz Rp100 Juta

Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan menandatangani prasasti Pondok Tahfidz Qur'an Daarul Huffadz, Kecamatan Bajeng, Kamis (24/4/2021).(Foto : Humas Pemkab Gowa)

STARNEWS.ID,BAJENG—– Pembangunan Pondok Tahfidz jadi atensi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa. Keberadaan Pondok Tahfidz dinilai vital dalam mendukung program satu desa satu hafidz yang dicanangkan Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan.

Pemkab Gowa pun telah berkomitmen membantu pembangunan pondok tahfidz. Termasuk Pondok Tahfidz Al-Qur’an Daarul Huffadz, Kecamatan Bajeng.

Bacaan Lainnya

Dana bantuan Rp100 juta diberikan oleh Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan sekaligus meresmikan Pondok Tahfidz Al-Qur’an Daarul Huffadz, Kamis (29/4/2021).

Bupati Adnan mengatakan, bantuan tersebut diberikan karena pada periode keduanya ini pihaknya menjadikan program keagamaan sebagai salah satu program prioritas dan dengan dibangunnya pondok tahfidz ini telah ikut andil dalam mendukung program keagamaan Pemkab Gowa.

“Salah satu kegiatan yang saya prioritaskan untuk hadir adalah kegiatan peresmian atau pembangunan seperti ini, karena salah satu ciri orang Gowa dari appa sulapa adalah orang yang baik agamanya dengan terus menyebarkan kaidah Islam kepada masyarakat, sehingga hari ini Pemkab Gowa memberikan bantuan Rp 100 juta yang bisa dimanfaatkan dengan baik,” ungkapnya.

Ia mengaku, kehadiran pondok ini telah membantu Pemkab Gowa khususnya dalam mencetak para hafidz qur’an dan pendakwah, apalagi Pemkab Gowa memiliki program 1 desa/kelurahan 1 hafidz yang diharapkan para santri dari pondok ini bisa berpartisipasi dalam program tersebut.

“Kehadiran pesantren ini diharapkan mampu mencetak orang yang mampu menyebarkan ajaran Islam yang tentunya moderat dan merangkul seluruh komponen yang ada dan mencetak penghafal-penghafal qur’an,” harapnya.

Sementara Ketua Yayasan Pondok Tahfidz Al-Qur’an Daarul Huffadz, Nurdin Johanas mengatakan pembangunan pondok ini tidak lepas dari bantuan Pemerintah Kabupatem Gowa.

“Semangat yang membesarkan niat kami membangun ini adalah lewat program pak bupati yaitu 1 hafidz 1 desa/kelurahan, kami para penggiat mendapatkan motivasi karena adanya program ini ditambah sumbangan dari berbagai pihak termasuk dari Pemkab Gowa,” ungkapnya.

Selain itu, ia menyebutkan para santri yang diterima di pondok ini sebagian besar merupakan anak yatim dan miskin yang SPP nya digratiskan 100 persen dan sebagian membayar SPP.

“Insya Allah kedepan pondok ini akan menjadi milik semua umat tanpa melihat kelas sosial dan menjadi pencetak-pencetak asset umat,” harapnya.

Peresmian ini turut dihadiri Kepala Kantor Kemenag Gowa, Hj Adliah, Ketua MUI Kabupatrn Gowa, KH Abu Bakar Paka, Camat Bajeng, Sitti Haerani dan beberapa tamu undangan lainnya.(rus)


Pos terkait