Langgar Prokes di Enrekang, Bersiap Kena Sanksi

STARNEWS.ID, ENREKANG — Peraturan bupati (Perbup) Nomor 42 tahun 2020 telah disiapkan di Enrekang. Sebagai bentuk komitmen Pemkab Enrekang menekan penyebaran virus Covid-19.

Bupati Enrekang, Muslimin Bando berharap, perbup tersebut bisa mengefektifkan penerapan potokol kesehatan (Prokes). Yaitu memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak.

Bacaan Lainnya

“Perbup-nya sudah jadi, dan akan segera disosialisasikan terlebih dahulu sebelum benar-benar ditegakkan,” ujar Muslimin.

Bupati yang juga ketua Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Enrekang itu mengatakan, jajaran gugus tugas pun telah menuntaskan rakor terkait hal ini, beberapa waktu lalu.

Dalam Perbup, diatur sejumlah sanksi yang menanti jika melanggar protokol kesehatan. Sanksinya mulai teguran lisan dan tertulis, sanksi sosial atau kerja sosial dan sanksi administratif.

Bagi pelaku usaha dan kegiatan, bisa saja dilakukan penghentian sementara operasional hingga pencabutan izin usaha maupun kegiatan.

Sanksi itu berlaku untuk perorangan, bagi pelaku usaha seluruh bidang, perkantoran, dan tempat lainnya yang dapat memungkinkan adanya kerumunan massa.

Muslimin menginstruksikan seluruh jajarannya agar melakukan langkah-langkah cepat, tepat, fokus, terpadu dan sinergis.

Dengan begitu, Enrekang makin siap dalam menghadapi tatanan new normal, yakni kehidupan yang aman dan produktif. (zai/dam)

Terkait