”Light Up The Dream” Mimpi Ibu Matahari Miliki Listrik Terwujud 

Ibu Matahari dan keluarganya akhirnya bisa menikmati listrik melalui program Light Up The Dream. (foto humaspln)

STARNEWS.ID, SOPPENG- PLN kembali hadir untuk mewujudkan mimpi masyarakat yang kurang mampu di Kabupaten Soppeng Provinsi Sulawesi Selatan. Melalui program “Light Up The Dream” yaitu listrik untuk nyalakan mimpi, seluruh pegawai PLN (Unit Layanan Pelanggan) ULP Soppeng berdonasi untuk menghadirkan listrik bagi masyarakat kurang mampu.

Sejumlah 10 masyarakat kurang mampu di Kabupaten Soppeng Provinsi Sulawesi Selatan telah diwujudkan mimpinya untuk mendapatkan listrik melalui program “Light Up The Dream.” Program yang digagas oleh PLN (Unit Induk Wilayah) UIW Sulselrabar ini bertujuan untuk meringankan beban masyarakat yang kurang mampu dalam mendapatkan listrik saat pandemi ini.

Bacaan Lainnya

Total sebanyak 496 pelanggan telah dinyalakan di  mimpinya di seluruh Indonesia. Senin (15/12/2020), Manajer PLN ULP Soppeng Muhammad Reza Mulyadi secara langsung menyalakan listrik Ibu Matahari di Jalan Pesantren Kab. Soppeng.

Saat penyalaan tersebut, Bu Matahari menyanpaikan rasa syukur dan terimakasihnya kepada PLN karena beliau sudah dapat menikmati listrik sendiri. “Saya mengucapkan terimakasih atas bantuan ini, semoga listrik yang ada sekarang ini dapat membantu keluarga dan cucu saya di rumah untuk memajukan kehidupan kami,” ungkap Matahari.

Manajer PLN ULP Soppeng Muhammad Reza Mulyadi mengaku sangat berbahagia dapat membantu masyarakat yang kurang mampu. “Ini adalah bentuk kepedulian kami pegawai PLN kepada masyarakat sekitar. Kami sadar bahwa insan PLN sangat dibutuhkan di saat pandemi ini, salah satunya melalui program Light Up The Dream,” tutur Reza.

“Kami turut berbahagia melihat senyum di wajah Bu Matahari, karena kami insan PLN ULP Soppeng bahu membahu untuk berdonasi mewujudkan mimpinya. Bagi kami ini adalah bahagia sesungguhnya karena pekerjaan kami dapat berguna Bu Matahari beserta masyarakat kurang mampu lainnya,” pungkas Reza.

Sampai Bulan Desember 2020 program ini terus berlanjut di seluruh Indonesia bahkan sampai di Wamena, Sentani, dan Tarakan. Tujuannya adalah satu, terus bermanfaat dan menyalakan mimpi masyarakat kurang mampu. (humaspln/uba)

 


Pos terkait