Lurah Bonto Rita Kesal, Warga Jalan Bakri Dituding Tutup Jalan

Warga Jalan Bakri sempat tutup jalan saat membersihkan lumpur dan menjemur perabot yang basah. (foto bahar/starnews.id)

STARNES.ID, BANTAENG – Lurah Bonto Rita, Ahmad Efendi membantah kabar di media sosial, kalau warga Jalan Bakri, Bantaeng terpaksa menutup jalan. Penutupan ini sebagai bentuk mosi tidak percaya terhadap Pemerintah Daerah terkait penangangan dampak banjir.

Menurut Ahmad Efendi, melalui rilis yang dikirim melalui aplikasi WhatsApp, warga Jalan Bakri tidak pernah menutup jalan sama sekali.

Bacaan Lainnya

Mantan Kepala Desa Bonto Maccini ini, menyesalkan kabar hoaks tersebut, yang dimuat di salah satu website dan disebarkan melalui media sosial.

Karena setelah di kroscek, informasi tersebut sama sekali tidak benar. Bahkan, narasumber dalam berita itu tidak ditemukan.

“Saya sudah cari siapa warga yang memberikan pernyataan, tapi tidak ada yang mengaku, ” tegas Ahmad Efendi.

Namun Ahmad Efendi meluruskan kalau informasi yang benar, warga yang menutup sementara karena sedang membersihkan lumpur dan berjemur di kawasan itu.

“Mereka menutup jalan, lantaran warga membersihkan rumah, bukan karena kecewa,” jelas Ahmad Efendi, Selasa (16/6/2020).

Bahkan Pemerintah Daerah setempat sejak kejadian banjir bandang, hingga saat ini terus menyalurkan bantuan kepada warga.

“Informasi itu sama sekali tidak benar. Kita juga sudah mencari narasumber dalam berita itu, orangnya sama sekali tidak ada,” sesalnya.

Ahmad Efendi berharap, warga jangan muda percaya dengan berita yang tidak jelas sumbernya. Karena bantuan dari pemerintah diberikan secara bertahap, ” Saya minta warga Jalan Bakri bersabar. Jika membutuhkan sesuatu silahkan hubungi kelurahan.” harapnya.

Menurutnya pemerintah tidak pernah lepas tangan terkait banjir ini. Faktanya, pemerintah terus berupaya membantu warga untuk memulihkan kondisi setelah bencana ini.

“Kita semua berharap tidak ada bencana ini. Sebaiknya mari bersama-sama saling membantu, dan tidak saling menyalahkan,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kominfo Bantaeng, Syahrul Bayan mengajak kepada semua warga Bantaeng untuk bijak menggunakan media sosial.

Syahrul berharap warga tidak terpancing dengan berita palsu atau hoaks yang disebarkan orang yang tidak bertanggung jawab.

“Dalam kondisi seperti ini, sebaiknya kita bijak menggunakan media sosial. Sebaiknya kita fokus saling membantu, daripada sibuk menyebarkan berita palsu,” harapnya. (din/uba)

Terkait