Makna Tahun Baru Islam Menurut Kepala Kemenag Kabupaten Selayar

Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Kepulauan Selayar, DR H Nur Aswar Badulu, M, si.

STARNEWS.ID, SELAYAR — Tahun Baru Hijriah memiliki makna yang mendalam dan spesial bagi umat muslim. Demikian diungkapkan Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Kepulauan Selayar, DR H Nur Aswar Badulu, M, si.

Ia menyampaikan, makna tahun baru Islam atau 1 muharram 1442 Hijriah, yakni hijrahnya nabi Muhammad SAW usai memperoleh wahyu dan perintah Allah SWT.

Tujuannya, menyebarkan ajaran dan nilai-nilai agama Islam di masyarakat.

Tahun baru Islam juga dimaknai sebagai semangat perjuangan yang tak kenal lelah dan putus asa Nabi Muhammad SAW dan para sahabatnya dalam menyebarkan agama Islam oleh. Kendati banyak tantangan dan rintangan.

Bahkan, Nabi Muhammad SAW hijrah ke Madinah meninggalkan tempat kelahiran, saudara, dan harta bendanya hanya agar bisa memenuhi perintah dan wahyu yang diberikan Allah SWT.

Pergantian tahun baru Islam juga mesti dimaknai sebagai momen untuk intropeksi diri atau muhasabah. Seiring waktu yang terus berjalan dan berlalu, umat muslim pun diharapkan lebih mawas diri, introspeksi dan bermuhasabah atas segala tindakan dan perbuatan yang dilakukan. Setidaknya selama 12 bulan terakhir.

Sekaligus memikirkan apa yang harus diperbaiki dan amalan apa yang harus ditinggalkan di tahun mendatang

Dengan datangnya Tahun Baru Islam, umat Islam diajak untuk mengingat kembali pentingnya akhlak mulia yang bersumber dari Alquran. Yakni, dengan menjauhi larangan Allah SWT dan melaksanakan perintah-Nya.

Tahun Baru Islam juga menjadi pengingat akan puncak kejayaan Islam sebagai rahmatan lil alamin yang membawa kebaikan, kebenaran, serta mengajarkan cinta dan kasih sayang pada manusia dan alam semesta. (fad/dam)

Terkait