Mantan Bupati Pinrang Diharapkan Mampu Mewujudkan Pilkada yang Damai di Gowa

Pengukuhan tujuh pjs bupati secara virtual dipimpin langsung oleh Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah, Sabtu (26/9/2020).

STARNEWS.ID, GOWA — Adnan Purichta Ichsan dan Abd Rauf Malaganni mulai cuti dan mesti menanggalkan jabatan bupati dan wakil bupati Gowa, Sabtu (26/9/2020). Lantaran kembali maju ke Pilkada 2020 Gowa.

Bersamaan itu, Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah mengukuhkan Asisten 1 Bidang Pemerintahan Sekretariat Daerah (Setda) Sulsel, Andi Aslam Patonangi sebagai penjabat sementara (Pjs) bupati di Gowa di Ruang Utama Rumah Jabatan Gubernur Sulsel.

Bacaan Lainnya

Mantan bupati periode 2009-2014 dan 2014-2019 di Pinrang itu akan menjalankan tugas menjabat pjs bupati di Gowa selama 71 hari. Terhitung mulai 26 September hingga 5 Desember mendatang.

Berkenaan dengan itu, Pelaksana tugas (Plt) Sekda Kabupaten Gowa, Kamsinah menyatakan, pjs bupati itu sangat baik, agar pemerintahan di Gowa tetap berjalan sebagaimana mestinya.

Sebagai pjs bupati di Gowa, Andi Aslam Patonangi diharapkan mampu menjaga roda pemerintahan di Gowa tetap berjalan aman. Apalagi Kabupaten Gowa akan menggelar Pilkada pada Desember mendatang.

“Kita juga berharap pjs bupati ini bisa mengantar Pilkada ini akan damai. Dan lebih terpenting lagi partisipasi pemilih tinggi dan kita berharap bisa mencapai 90 persen,” harap Kamsinah usai mengikuti pengukuhan pjs bupati di Gowa secara virtual di Peace Room A’Kio Kantor Bupati Gowa.

Sementara Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah dalam sambutannya menyampaikan harapan keada para pjs bupati ini untuk menjalankan pemerintahan dengan profesional dan menciptakan pemerintahan yang bersih dan melayani.

“Saya minta segera berkoordinasi dengan Forkompinda untuk bersama-sama melakukan hal-hal prioritas. Kunci keberhasilan adalah koordinasi dengan semua jajaran tanpa terkecuali. Kita harus jaga solidaritas dangan tokoh agama ada dan semua pihak,” ujar Nurdin Abdullah

Mantan bupati di Bantaeng itu juga meminta kepada para para pjs bupati ini bisa menyukseskan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak yang akan digelar pada 9 Desember. Diharapakan bisa berjalan aman, lancar dan sehat.

“Tugas sebagai Pjs adalah Pilakda menjadi perhatian kita. Saya berharap tugas pokoknya kita mengawal pelakasanaan Pilkada, menajga netralitas, tidak berpihak pada siapapun supaya kita bisa ciptakan Pilkada yang aman dan damai, ini penting sekali. Tahapan Pilkada juga betul-betul dikawal sesuai ketentuan dan protokol Kesehatan secara ketat,” tandasnya. (rus/dam)

Terkait