Menuju WBK,  Kakanwil Kemenkumham Sulsel Internalisasikan Zona Integritas di Rudenim Makassar

Dalam rangka memperkuat Pembangunan Zona Integritas Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Sulsel, Harun Sulianto beri pengarahan kepada jajaran pegawai Rudenim Makassar) di Padivalley Gowa, Jumat (19/3/2021). (foto ist)

STARNEWS.ID, GOWA – Dalam rangka memperkuat Pembangunan Zona Integritas Menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK), Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Sulsel, Harun Sulianto beri pengarahan kepada jajaran pegawai pada Rumah Detensi Imigrasi Makassar (Rudenim Makassar) di Padivalley Gowa, Jumat (19/3/2021).

Menurut Harun, yang paling utama dalam pembangunan ZI adalah komitmen dan semangat kerja dari semua unsur, serta memperbanyak inovasi sehingga ada peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Bacaan Lainnya

“Bangun Zona Integritas dengan cegah KKN dan tingkatkan kualitas pelayanan publik dengan perbanyak inovasi layanan daring ditengah era pademi Covid-19 ini,” pinta Harun.

Harun juga minta Perbanyak publikasi dan informasi layanan unggulan serta cepat tanggapan terhadap keluhan dan pengaduan.

Kadiv Keimigrasian Kemenkumham Sulsel, Dodi Karnida menyampaikan terkait pentingnya membangun Zona Integritas menuju pemerintahan yang bersih, Akuntabel, dan Berkinerja Tinggi, Tata Kelola Pemerintahan yang Efektif dan Efisien, serta Pelayanan publik yang berkualitas dunia.

Dodi berharap tahun 2021 Rudenim Makassar bisa meraih WBK, ia meyakini karena Karudenim baru memiliki komitmen dan semangat yang tinggi. “Saya yakin tahun ini Rudenim Makassar bisa meraih WBK karena Karudenim memiliki semangat yang tinggi dan oleh karenanya semua pegawai kiranya dapat mendukung semangat pimpinan yang menjadi role model itu,” Pungkasnya.

Sementara itu, Kabid Infokim Noer Putra Bahagia menyampaikan terkait pentingnya membangun budaya.

“Dikontestasikan ataupun tidak, membangun WBK dan WBBM menjadi kewajiban semua instansi pemerintah, olehnya kita harus mulai dengan mengubah mindset dan budaya, kalau itu terwujud, kita sudah WBK dan WBBM,” ujar Putra yang berhasil membawa Kantor Imigrasi Kelas II Parepare meraih predikat WBK saat kepemimpinannya. (*/uba)


Pos terkait