Mirnawati : Saya Hanya ML Sekali dengan Bupati Boven

  • Whatsapp
Ini salah satu bukti di kamar korban berupa ramuan yang dikonsumsi korban. (foto ist)

STARNEWS.ID, JAKARTA – Mirnawati, karyawan tempat hiburan After Hour, Lantai 2, Menteng, Jakarta Pusat tidak menyangka akan terseret dengan kematian Bupati Boven Digoel, Benekditus Tambonop atau Benny.

Mirnawati yang baru bekerja selama tujuh bulan di After Hour, baru berkenalan dengan sang Bupati. Itupun sebelumnya, tidak tahu kalau yang ditemani menenggak wine, seorang bupati di Papua.

Baca Juga

Bahkan ketika diajak ke tempatnya menginap oleh Benny, tidak terjadi kesepakatan terkait biaya booking karyawan dari Penjaringan, Jakut tersebut.

“Saya mau saja, ketika diajak ke hotelnya tapi kami tidak bicara bayaran. Apalagi sudah dinihari kami tiba di hotel,” katanya.

Mereka bertiga berangkat ke hotel ditemani sopir bernama Mansur. Saat baru masuk kamar 2135 di Grand Mercure, korban langsung minta dilayani untuk bercinta atau Making Love (ML).

“Saat kami tiba di hotel, bupati langsung minta dilayani dan saya menurutinya,”ungkap Mirnawati di depan penyidik Polres Metro Jakarta Pusat.

Sesudah melayani Benny, Mirnawati diberi uang Rp10 juta, tapi tidak memintanya. Selang sejam setelah bercinta, sang bupati bangun dari tempat tidur menuju kamar mandi. Nah, saat di kamar mandi, korban terjatuh dan pingsan.

Karena panik, Mirnawati menghubungi securuty hotel dan membawanya ke rumah sakit mitra Kemayoran. Namun akhirnya menghembuskan nafas terakhir sebelum tiba di rumah sakit. (star2)

Pos terkait