Oknum Satpol Arogan Tersangka, Kapolres Gowa : Penahanan Tunggu Pemeriksaan Inspektorat

Kapolres Gowa, AKBP Tri Goffaruddin P didampingi Kasat Reskrim Polres Gowa, AKP Jufri Natsir dan Kasubag Humas Polres Gowa, AKP M Tambunan saat konferensi pers penetapan oknum anggota Satpol PP Gowa, Murdhani Hamdan sebagai tersangka penganiayaan.(Foto : Humas Polres Gowa)

STARNEWS.ID,GOWA— Polres Gowa akhirnya menetapkan Sekretaris Satpol PP Pemkab Gowa, Mardhani Hamdan sebagai tersangka penganiayaan.

Penetapan tersangka tersebut setelah hasil pemeriksaan saksi-saksi dinyatakan cukup bukti, Mardhani melakukan penganiayaan terhadap pasutri pemilik warkop, Nur Halim dan Amriana.

Bacaan Lainnya

“Gelar perkara sudah dilakukan sehingga penyidik Satreskrim Polres Gowa menetapkan MR (57) sebagai tersangka kasus penganiayaan,” ujar Kapolres Gowa, AKBP Tri Goffaruddin P dalam konferensi pers di Mapolres Gowa, Jumat (16/7/2021).

Penetapan tersangka terhadap Mardhani ini tidak disertai penahanan. Kapolres Gowa beralasan, tersangka tidak ditahan karena polisi masih menunggu hasil pemeriksaan Inspektorat.

“Tersangka sementara diperiksa di Inspektorat. Kita masih menunggu hasil pemeriksaan internal itu,” terang suami penyanyi dangdut Uut Permatasari itu.

Kasus ini berawal dari patroli pengetatan PPKM Mikro Kabupaten Gowa, Rabu (13/7/2021) malam.

Mardhani yang tergabung di tim 4 yang dipimpin Pj Sekda Gowa, Hj Kamsina melakukan razia disejumlah tempat usaha di kecamatan Bajeng dan Pallangga.

Warkop milik pasutri Nur Halim dan isterinya, Amriana yang terletak di Poros Panciro salah satu didatangi Tim 4.

Dalam video yang viral di medsos, Mardhani terlihat melakukan pemukulan terhadap Nur Halim dan Amriana. Korban yang tidak terima kemudian melaporkan tindakan arogan oknum aparat Satpol PP Gowa itu ke Polres Gowa. (rus)


Pos terkait