Pasukan Lantamal VI Berhasil Lumpuhkan Penyusup dan Jinakkan Bom

Suasana demonstrasi di Lantamal VI untuk melumpuhkan dan menjinakkan bom. (foto ist)

STARNEWS.ID, MAKASSAR – Pasukan Pangkalan Utama TNI AL VI (Lantamal VI) Makassar langsung melaksanakan penghadangan dan penyergapan penyusup yang masuk Markas Komando (Mako), Rabu (25/8/2020).

Sekelompok orang tak dikenal, mendadak muncul dari laut dan berusaha mengacaukan suasana di Mako Lantamal VI Makassar dan memasang bom di ruang Kajaolalido Mako Lantamal VI.

Bacaan Lainnya

Tapi dalam waktu singkat penyusup tersebut berhasil disergap dan dilumpuhkan oleh tim pasukan Lantamal VI yang didahului aksi baku tembak, sedangkan untuk menetralisir dan jinakkan bom , pimpinan Lantamal VI memutuskan untuk meminta bantuan kepada Tim Jihandak (Jibom) Yonzipur 8 Makassar.

Menurut Asisten Operasi (Asops) Danlantamal VI Kolonel Laut (P) Ardhi Sunaryo S.T, M.M Insiden tersebut, merupakan bagian dalam drill pelaksanaan Glagaspur (Gladi Tugas Tempur) P-1/P-2 dan L-1/L2 dalam latihan peran anti sabotase darat yang dilaksanakan di Mako Pangkalan Utama TNI AL VI Makassar.

“Demontrasi ini, merupakan latihan yang diperankan para prajurit Lantamal VI , Yonmarhanlant VI dan dibantu prajurit Yonzipur 8 Makassar, “ujarnya

Lebih lanjut Asops Danlantamal VI menjelaskan disekenariokan bahwa pasukan Lantamal VI telah mendapat informasi dari jaring agen intelijen terdapat potensi penyusupan orang tidak dikenal dari laut yang berhasil memasang bom dan dengan sigap serta cepat pasukan Lantamal VI langsung mengelar peran anti sabotase darat untuk melaksanakan penghadangan dan penyergapan orang tidak dikenal

Dan dilaporkan dari staf intelijen telah ditemukan 1 kardus yang diduga berisi bahan peledak di ruangan Kajaolalido. Lantamal VI dan pasukan Lantamal VI langsung berkoordinasi dengan tim Jihandak Yonzipur 8 Makassar untuk mengamankan atau menetralisir dengan meledakkan kardus yang mencurigakan.

Tak lama berselang Tim Jihandak Yonzipur 8 Makassar memasuki Mako Lantamal VI dan melakukan penghancuran dengan menggunakan baju anti bom dan sejumlah peralatan lainnya, “pungkasnya. (rilis/uba)


Pos terkait