Patuhi Prokes, KPU Pangkep Batasi Massa di Pendaftaran Calon Peserta Pilkada

STARNEWS.ID, PANGKEP — KPU Pangkep tengah disibukkan dengan persiapan teknis pelaksanaan pendaftaran calon bupati dan wakil bupati di Pilkada 2020. Jadwalnya, 4-6 September 2020.

Saat berdiskusi santai bersama starnews.id dan sejumlah awak media lainnya, Rabu (2/9/2020), Komisioner KPU Pangkep, Saiful Mujib menjelaskan bahwa jumlah peserta pendaftaran dibatasi.

Bacaan Lainnya

Selain keterbatasan kapasitas ruangan yang disediakan KPU Pangkep, pembatasan jumlah massa yang mendampingi calon peserta Pilkda 2020 Pangkep itu juga untuk mematuhi penerapan protokol kesehatan (prokes).

“Jika awalnya jumlah peserta pendaftaran sekitar 100 orang, kali ini dipangkas jadi 50 orang,” jelas Syaiful Mujib

Komisioner KPU Pangkep lainnya, Saharuruddin memaparkan, pihaknya telah melakukan simulasi dan telah menyampaikan kepada liaison officer (LO) setiap bacalon bupati dan wakil bupati.

Disebutkan, jumlah tim atau relawan yang bisa masuk di ruangan hanya 15 orang, termasuk bacalon bupati dan wakil bupati. Di halaman area pendaftaran, hanya 30 orang.

“Kami sudah mencetak ID untuk Semua yang terlibat di Pendaftaran, Untuk yang berada di dalam Ruangan itu kami batasi, Komisioner KPUD dan Sekertaris 6 orang, Bawaslu 3 dan Sekertaris 1 orang, Bacalon Bupati dan Wakil Bupati, LO, Tim, Serta Pimpinan Parpol hanya 15 orang, kemudian TNI 2 orang, Polri 2 Orang, Media 6 orang, Kesehatan 4 Orang dan Dirigen 1 orang,” jelas Saharuddin.

“Untuk yang berada di halaman relawan 30 orang, Media 10 Orang, PPK 26 Orang, Kesbangpol 2 orang, Tim Covid 5 orang, Satpol 5 orang dan pengamanan”. Imbuhnya.

Untuk diketahui, selain anggota KPU dan Bawaslu serta bacalon peserta pilkada, pihak yang dibolehkan hadir saat pendaftaran di KPU antara lain, perwakilan partai politik pengusung, LO, pengamanan dan tim medis yang bersurat tugas. (mit/dam)

Terkait