Pembelajaran Tatap Muka di Pinrang Tetap di Lakukan Dengan Penerapan Prokes

Bupati Pinrang saat memimpin rapat persiapan pembelajaran tatap muka yang rencana dilaksanakan, 26 Juli 2021 mendatang

STARNEWS.ID, PINRANG– Pembelajaran tatap muka tetap dilakukan sambil menunggu edaran dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, hal ini disampaikan Bupati Irwan ketika memimpin langsung rapat persiapan pembelajaran tatap muka yang sedianya berlangsung pada, 26 Juli 2021 mendatang bersama seluruh Camat, Kepala Sekolah tingkat TK, PAUD, SD dan SMP, Jumat (16/7/2021).

Tampak para Camat, Kepala Sekolah tingkat TK, PAUD, SD dan SMP saat mengikuti rapat persiapan pembelajaran tatap muka

Lebih lanjut Bupati Pinrang menghimbau agar segala persiapan terkait penerapan protokol kesehatan bagi para peserta didik harus semaksimal mungkin, untuk menghindari paparan Covid-19 di lingkungan sekolah.

Bacaan Lainnya

Selain itu, Andi Irwan Hamid menegaskan agar sebelum pembelajaran tatap muka ini orang tua para peserta didik harus menandatangani surat izin yang menyatakan bahwa mereka siap anaknya mengikuti pembelajaran sistem tatap muka.

“Harus ada surat izin yang ditanda tangani orang tua bahwa anaknya siap mengikuti pembelajaran tatap muka” ujar Andi Irwan Hamid

Selain pemberlakuan protokol kesehatan dengan penyediaan fasilitas cuci tangan dan keharusan memakai masker, peserta didik juga dibagi dalam beberapa sesi agar protokol kesehatan menjaga jarak tetap dapat diterapkan.

Bupati Irwan juga meminta agar semua kantin disetiap sekolah untuk tidak beroperasi agar mengurangi potensi para peserta didik untuk berkerumun disatu tempat.

Bupati Irwan melanjutkan, sesuai surat edaran Plt Gubernur Sulawesi Selatan, tenaga pendidik yang belum melakukan vaksinasi dosis pertama dan kedua tidak diperkenankan untuk melakukan kegiatan belajar mengajar secara tatap muka.

Meskipun persiapan dilakukan dengan semaksimal mungkin, Bupati Irwan tetap meminta para kepala sekolah untuk bersiap jika pembelajaran tatap muka kembali diundur dan dilakukan secara daring.
“Kita tetap lakukan persiapan secara maksimal, namun kita juga harus bersiap jika pembelajaran tatap muka kembali diundur” tutupnya.(tan/idj)


Pos terkait