Pemkab Bone Prioritaskan Penanganan Stunting

Pertemuan analisis dan pemetaan stunting tingkat kabupaten Bone di Hotel Helios, Watampone, Rabu (3/3/2021). (Foto : Humas Pemkab Bone)

STARNEWS.ID,BONE— Pemkab Bone terus berupaya menekan angka stunting. Tahun 2021 ini, penanganan stunting masih jadi prioritas.

Dinas terkait sudah melakukan pemetaan kecamatan apa saja yang dianggap masih tinggi kasus stunting.

Bacaan Lainnya

Stunting adalah kondisi gagal tumbuh pada anak balita akibat kekurangan gizi kronis terutama dalam 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK).

Kabid Kesehatan Masyarakat Dinkes Bone, dr. Eko Nugroho, mengatakan ada 50 desa dan kelurahan yang akan jadi sasaran penanganan.

“Kita sudah tetapkan 50 desa dan kelurahan obyek penanganan program stunting. Itu tersebar di 10 kecamatan,” beber dr Eko di Hotel Helios, Watampone, Rabu (3/3/2021).

Kadis Kesehatan Bone, dr Hj Nurminah A Yusuf menyebutkan, tahun 2020 lalu, data zona prioritas intervensi stunting lokusnya di 14 desa dari tiga kecamatan, yaitu Tellu Limpoe, Amali, dan Cenrana.

Sementara tahun 2021 ini pemerintah kabupaten Bone kembali menetapkan zona prioritas penanganan stunting.

Penetapan lokus tersebut berdasarkan hasil pertemuan terkait Analisis dan Pemetaan Lokus Stunting Kabupaten Bone Tahun 2021.

” Upaya ini dilakukan guna menekan pertambahan jumlah penderita stunting dan gizi buruk khususnya di kabupaten Bone,” pungkasnya.(Mjb)


Pos terkait